BPS Pati Terjunkan 203 Petugas untuk Sensus Penduduk Lanjutan

BETANEWS.ID, PATI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati kembali melakukan sensus penduduk yang sebelumnya telah dimulai pada 2020. Kepala BPS Pati Anang Sarwoto mengungkapkan, sensus lanjutan ini akan lebih mendetail dari sebelumnya.

“Tahun 2020 hanya sebatas jumlah penduduk dan karakteristiknya, karena memang ada pembatasan saat pandemi Covid-19. Sensus lanjutan ini akan lebih detail lagi untuk menghasilkan indikator Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” ungkapnya saat ditemui di ruangannya, Senin (13/6/2022).

Indikator SDGs yang dimaksud yakni melakukan pendataan karakteristik penduduk, migrasi, pendidikan, dan komunikasi, disabilitas, ketenagakerjaan, mortalitas, dan perumahan.

-Advertisement-

Baca juga: Dianggap Sudah Cukup, Pemkab Pati Setop Pendirian Toko Modern

Dalam melakukan pendataan, lanjut Anang, BPS Pati akan menerjunkan 203 petugas sensus. Mereka akan melakukan pendataan kepada 16.508 sampel penduduk di Pati selama satu bulan pada 1-30 Juni 2022.

“Sensus penduduk lanjutan ini berlangsung selama sebulan. Dari 16.208 sampel, terbagi dalam 1.013 blok situs. Setiap blok terdiri dari 1-3 RT tergantung banyaknya anggota keluarga,” ungkapnya.

Sebelum terjun melakukan pendataan, tim sensus telah dibekali BPS dengan pelatihan-pelatihan selama empat hari. Pembekalan itu berisi hal yang perlu dilakukan dan dibutuhkan untuk pendataan.

“Sejauh ini sudah ada 5.600 data penduduk sudah kita kumpulkan. Dan kami yakin akan selesai sesuai target,” tegasnya.

Baca juga: Masih Banyak Lapak di Alun-alun Kembangjoyo yang Kosong, PKL Sebut Butuh Subsidi Modal dari Pemkab

Selama melakukan pendataan, petugas sensus akan memakai rompi khusus sebagai penanda. Selain itu, mereka juga akan memakai tanda pengenal beserta protokol kesehatan ketat ketika bertemu responden.

Dengan dilanjutkannya sensus penduduk ini, Anang berharap Pemkab Pati memiliki data valid terkait perkembangan masyarakatnya.

“Indikator-indikator inilah yang bisa digunakan untuk pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pati,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER