Cerita Jelita, Lewati Erupsi Gunung Anak Krakatau untuk Jadi Mahasiswa UMKU

BETANEWS.ID, KUDUS – Tekad melanjutkan pendidikan membawa Jelita Laura Dikeysa menempuh perjalanan lebih dari 1.000 kilometer dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Sumatera Selatan, menuju Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Perjalanan panjang itu ditempuhnya bersama sang ayah sebelum akhirnya resmi menjadi mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) tahun akademik 2026/2027.

Jelita memilih Program Studi (Prodi) S1 Kebidanan UMKU setelah melihat berbagai prestasi mahasiswa melalui media sosial Instagram. Keputusan tersebut semakin mantap karena sejumlah anggota keluarganya juga menekuni bidang kesehatan.

“Dari saudara banyak yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan, jadi ingin menjadi seperti mereka,” ujar Jelita saat ditemui di UMKU belum lama ini.

-Advertisement-

Meski berasal dari jurusan IPS saat SMA, Jelita tidak ragu mengambil bidang kebidanan di perguruan tinggi. Ia ingin mempelajari ilmu kesehatan sekaligus mewujudkan keinginannya untuk membantu ibu dan bayi nantinya.

Perjalanan menuju Kudus menjadi pengalaman tersendiri bagi Jelita karena harus menyeberangi laut menggunakan kapal. Perjalanan yang berlangsung hampir 24 jam itu bahkan bertepatan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Waktu itu banyak debu karena Gunung Anak Krakatau erupsi. Gelombangnya juga sempat agak tinggi,” ungkapnya.

Baca juga : Dari Rote Ndao ke Kudus, Nizar Jadi Bagian dari Ribuan Mahasiswa Baru UMKU

Kondisi tersebut sempat membuat perjalanan terasa berbeda, tetapi Jelita mengaku tidak terlalu panik. Bersama ayahnya, ia tetap melanjutkan perjalanan hingga akhirnya tiba di Kudus dengan selamat untuk memulai babak baru sebagai mahasiswa.

Tinggal jauh dari kampung halaman juga membuat Jelita harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Selain perbedaan suasana, ia terbiasa menggunakan bahasa Komering dalam kesehariannya sehingga perlu menyesuaikan diri dengan bahasa dan kehidupan di Kudus.

” kini, saya akan mulai mempersiapkan diri menjalani perkuliahan di UMKU dengan berbagai harapan. Semoga kelak menjadi pribadi yang lebih baik, meraih prestasi selama kuliah, serta kelak menjadi bidan yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang,” harapnya.

Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) resmi memulai rangkaian Masa Ta’aruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta-PMB) tahun akademik 2026/2027 pada Senin (7/9/2026).

Melalui Masta-PMB ini, kurang lebih sebanyak 1.550 siswa resmi menjadi mahasiswa baru UMKU. Jumlah ini pun bisa bertambah karena UMKU masih membuka Penerimaan Mahasiswa Baru sampai akhir September tahun ini.

Dengan mengusung tema “Bergerak, Berkarya, dan Siap Berdampak”, mahasiswa baru UMKU dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan Masta-PMB 2026/2027 pada Senin-Jumat, 7-11 September 2026.

Diketahui, para mahasiswa baru yang bergabung dengan UMKU kali ini tersebar di 18 prodi berbeda. Ada yang memilih prodi kesehatan dan ada pula yang memilih prodi nonkesehatan.

Untuk rumpun kesehatan, terbagi di prodi D3 Keperawatan, D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM), S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Gizi, S1 Farmasi, Profesi Ners, Profesi Bidan, dan Profesi Apoteker.

Kemudian, untuk rumpun nonkesehatan, ada di prodi S1 Teknik Industri, S1 Sistem Informasi, S1 Ilmu Komputer, S1 Ekonomi Syariah, S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dan S1 Bisnis Digital.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER