31 C
Kudus
Jumat, Agustus 12, 2022
spot_img
BerandaKULINERBermodal Rp50 Ribu,...

Bermodal Rp50 Ribu, Mahasiswi Klaten Ini Punya Omzet hingga Rp5 Juta Sebulan dari Keripik Pisang

BETANEWS.ID, KLATEN – Beberapa wanita terlihat sedang mengemas keripik pisang di sebuah rumah di Karang Gumuk RT 02 RW 07 Jarum, Bayat, Klaten. Keripik itu tampak punya warna berbeda-beda sesuai dengan varian rasanya.

Menurut sang pemilik usaha, Irma Fatmawati, pilihan berbagai rasa itulah yang membuat produknya banyak digemari pelanggan. Apalagi sejak mengikuti Lapak Ganjar, usahanya itu makin meroket dan bisa hasilkan omzet jutaan setiap bulan.

Irma sedang mengemas keripik pisang aneka rasa yang penjualannya meroket setelah ikut Lapak Ganjar. Foto: Ist

Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta itu menceritakan, usahanya itu dirintis karena uang tabungan hasil kerjanya semakin menipis untuk operasional kuliah. Karena bertekad tidak ingin membebani orang tua, Irma kemudian merintis usaha kripik pisang hanya dengan modal Rp50 ribu, sisa dari tabungannya.

- Ads Banner -

Baca juga: Kisah Pipit Rintis Bisnis Cokelat Karakter yang Kini Suplai 50 Toko dan Minimarket di 7 Daerah

“Saya hidup bergantung dari tabungan saya bekerja waktu itu. Saya bertekad mandiri tidak minta uang dari orang tua. Waktu satu semester pertengahan itu uang saya menipis, ada Rp50 ribu saya bikin usaha kripik pisang. Alhamdulilah berjalan sampai sekarang,” beber dia, Jumat (24/6/2022).

Usahanya itu sempat mengalami penurunan pembeli. Suatu saat, Irma iseng membuka Instagram dan mengetahui ada Lapak Ganjar.

“Akhirnya saya ikutan, dan alhamdulilah di-repost sama Pak Ganjar. Saya tidak menyangka yang awalnya di market online saya tidak jalan, setelah itu penjualan up terus. Sekarang ini mengejar star seller,” imbuhnya.

Bukan hanya laris saja, kripik pisang bermerek @bananacrackers1 miliknya juga sudah sampai di sejumlah kota di Indonesia, seperti Wakatobi, Bali, dan Surabaya.

Baca juga: Ini Rahasia Soto Gobyos Bu Sum yang Terjual hingga 1.500 Porsi Sehari

“Sampai sekarang alhamdulilah punya beberapa reseller di Surabaya, Yogyakarta Solo, dan Klaten. Follower juga bertambah dari 200 menjadi lebih dari 600,” ungkapnya.

Menurutnya, Kripik pisang yang diolah dari bahan baku lokal itu memang punya daya tarik di varian rasanya. Saat ini, ia bisa menghasilkan omzet antara Rp3-5 juta sebulan.

“Keunggulannya karena ada varian rasa. Selain itu kemasannya bagus, tidak mudah melempem dan aman dari hewan,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

32,381FansSuka
15,327PengikutMengikuti
4,330PengikutMengikuti
90,084PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler