Sempat Bingung Mau Kerja Apa Usai Kena PHK, Yusuf Akhirnya Bangkit dengan Dirikan Usaha Roti

BETANEWS.ID, KUDUS – Terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) saat pandemi, sempat membuat Yusuf Budi Kristianto (48) bingung untuk memulai pekerjaan baru. Meski begitu ia tak patah arang untuk memulai pekerjaan dari awal lagi. Ia akhirnya bangkit dengan mengembangkan usaha roti kekinian, yaitu Roti Kupi, yang merupakan bisnis waralaba.

“Dulu saya bekerja di salah satu perusahaan di Pati, nah karena imbas pandemi, saya kena PHK. Karena bingung mau kerja apa, akhirnya saya tertarik untuk mencoba buka usaha franchise roti,” ucapnya.

Toko Roti Kupi yang ada di Kudus. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Roti Kupi, Roti Unik dengan Tekstur Krispi di Luar dan Lembut di Dalam

-Advertisement-

Yusuf mengatakan, mulai terjun di usaha roti kekinian tersebut sekitar sebulan lalu di Kudus. Ia pun tak menyangka, ternyata untuk peminatnya banyak sekali.

“Roti Kupi ini asalnya dari Surabaya, saya tertaik bisnis usaha roti ini karena masih kekinian, terus pasarnya juga mudah, karena punya harga yang sangat terjangkau,” ujarnya.

Saat awal-awal merintis, Yusuf mengaku penjualannya sempat kesulitan, karena saat itu masih bulan Ramadan. Tetapi setelah menjelang Lebaran dan setelah Lebaran, penjualan rotinya pun mengalami kenaikan penjualan.

“Awal buka itu bulan puasa, jadi memang agak sepi, karena kita bukanya sore sampai malam. Jadi sehari kurang dari 100, tapi pas mendekati Lebaran dan saat libur Lebaran, penjualannya mulai naik bisa 200 sampai 300 roti per hari,” tambahnya.

Selain memiliki harga yang terjangkau, Roti Kupi pun memiliki rasa yang enak, karena semua komposisi bahannya terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas.

Tak hanya memiliki rasa yang enak, Roti Kupi juga punya rasa yang unik, karena memadukan teksture yang krispi di luar, lembut dan lumer di dalam.

“Untuk prosesnya itu cukup lama, jadi kita harus mengembangkan adonannya dulu selama 3 jam, baru setelah ngembang kita kasih toping dan kita oven selama 20 menit. Yang membuat unik itu topingnya, karena topingnya itu nanti setelah dioven akan menutupi bagian atas adonan, jadi nanti setelah matang bagian atasnya krispi,” tambahnya.

Untuk saat ini, Yusuf menyediakan enam varian rasa, antara lain toping original isi lelehan butter, toping kopi isi lelehan coklat toling, kopi isi lelehan keju, toping vanila isi butter, toping redvelvet isi butter, dan toping green velvet isi lelehan butter atau keju.

“Harga satuannya Rp 5 ribu, tapi kita ada paketan juga jadi Rp 13 ribu dapat 3 roti,” ujarnya.

Karena kini penjualannya makin berkembang, ke depannya Yusuf juga akan menambahkan minuman di toko rotinya sebagai pelengkap.

Baca juga : Pernah Rugi Rp 300 Juta di Awal Pandemi, Isnaini Buktikan Bisa Bangkit di Bisnis Roti

“Karena banyak permintaan dari pembeli, rencana ke depannya bakal jualan minuman juga sebagai pelengkap. Alhamdulillah sekarang sudah banyak yang beli, sehari bisa jual 250 sampai 400 roti,” ucapnya.

“Kita juga menyediakan pesanan dalam jumlah banyak, kalau pesan harus WA dulu ke admin kita, nomornya ada di Instagram kita di @rotikupikudus,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER