31 C
Kudus
Minggu, Juni 26, 2022
spot_img
BerandaKOMUNITASNapak Tilas Sejarah...

Napak Tilas Sejarah Kudus, Komunitas Lelana Gelar Walking Tour

BETANEWS.ID, KUDUS – Komunitas Lelana Walking Tour kembali menggelar agenda napak tilas sejarah Kudus, Minggu, (23/5/2022). Acara yang diikuti 25 peserta ini mengambil tempat di Desa Langgardalem, Kecamatan Kudus.

Story Teller Lelana Kudus Walking Tour, Hidayat menuturkan, 25 peserta itu nantinya akan diajak menyambangi Galeri Batik-ku, Joglo Pencu, Eks Pabrik Rokok, Masjid Langgardalem.

“Di Galeri Batik-ku nanti peserta kami ajak untuk mengetahui sejarah batik. Di tempat tersebut juga kita akan mengulas perjalanan batik Kudus, sekaligus teknik membuatnya,” ujar Hidayat, Jumat (20/5/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Paket Wisata Seru di Komunitas Pusakaku, dari Jelajah Alam Hingga Belajar Kerajinan

“Sebelum acara tur, peserta diminta berkumpul terlebih dahulu di Taman Parkir Menara Kudus,” terangnya.

Dia mengungkapkan, sebelumnya Desa Langgardalem pernah disambangi komunitas Lelana Kudus dalam acara serupa. Karena konsepnya bisa berulang, sehingga memungkinkan satu rute bisa disambangi beberapa kali.

“Rute Desa Langgardalem dipilih lagi karena banyak spot sejarahnya. Selain itu juga banyaknya request,” bebernya.

Dia menuturkan, walking tour ini bertujuan untuk mempelajari tentang sejarah Kudus. Harapannya, Sejarah Kota Kretek lebih dikenal oleh masyarakat, utamanya kaum muda.

Baca juga: Walking Tour, Wisata Unik nan Menyenangkan Ala Lelana Kudus

“Supaya masyarakat tahunya tidak hanya Menara Kudus saja, dan bisa tahu sejarah Kudus yang lain. Sedangkan konsep yang kami pilih adalah mempelajari sejarah, tapi dengan konsep yang santai,” jelasnya.

Dia mengatakan, bagi siapa pun yang ingin mempelajari sejarah Kudus dan bergabung dengan komunitas Lelana Walking Tour, bisa mendaftar via Whatsapp di nomor 0856 4995 9704, atau dapat langsung menghubungi Direct Message (DM).

“Pesertanya tidak hanya orang Kudus saja, tapi juga boleh orang dari luar Kudus. Tak ada patokan donasi, karena sifatnya sukarela untuk mengapresisai yang menjadi guide,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler