BETANEWS.ID, KUDUS – BPJS Kesehatan Cabang Kudus sedang menggalakkan Mobile Customer Service (MBS) “Mlebet Desa”. MCS Mlebet Desa merupakan salah satu kanal pelayanan kepesertaan yang dilakukan dengan mekanisme jemput bola dengan menyasar warga pedesaan.
Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Kudus, yakni Rahmadi Dwi Purwanto menuturkan, layanan MCS Mlebet Desa sudah dilaksanakan sejak November 2021 hingga Februari 2022 di beberapa desa di tiga kabupaten wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Kudus yakni, Kudus, Jepara dan Grobogan.

Baca juga: Hingga Maret 2022, Warga Kudus yang Terdaftar Peserta BPJS Kesehatan Capai 95,20 Persen
“Namun pada Bulan Maret 2022, layanan berhenti dulu untuk evaluasi. Hingga kemudian layanan MCS Mlebet Desa kita mulai lagi pada bulan ini,” ujar pria yang akrab disapa Dwi kepada Betanews.id, Kamis (7/4/2022).
Dia menuturkan, layanan MCS Mlebet Desa saat ini sudah berjalan dimulai pada tanggal 5 sampai 7 April 2022 di beberapa desa di Kudus. Antara lain, Desa Kandangmas, Bulungkulon, dan Karangrowo. Kemudian akan dilanjut pada tanggal 12 hingga 14 April 2022 di Kabupaten Grobogan.
“Setelah itu layanan MCS Mlebet Desa pindah ke Kota Ukir Jepara yang dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 21 April 2022,” terangnya.
Layanan MCS Mlebet Desa ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan tujuan mempermudah peserta mengakses layanan administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Serta untuk memberikan informasi terkait pendaftaran, cara pembayaran iuran dan manfaat program JKN-KIS.
“Banyak warga Kudus, Grobogan, dan Jepara lokasi tempat tinggalnya itu jauh dari Kantor BPJS Kesehatan. Oleh sebab itu diharapkan layanan MCD Mlebet Desa ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh warga,” harapnya.
Baca juga : Status Kepesertaan BPJS Kesehatan Harus Aktif Saat Beli Tanah, Ini Cara Ngeceknya
Dia mengungkapkan, dalam pelaksanaan kegiatan MCS Mlebet Desa juga bekerja sama dengan puskesmas pengampu desa tersebut, untuk memberikan pemeriksaan kesehatan. Di antaranya, cek tensi dan cek gula darah.
“Selain itu petugas puskesmas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang datang. Agar mereka berpola hidup sehat supaya terhindar dari penyakit kronis,” ungkapnya.
Editor : Kholistiono

