31 C
Kudus
Rabu, Juni 29, 2022
spot_img
BerandaKULINERProduksi Keciput Merek...

Produksi Keciput Merek Spesial Meningkat Hingga 200 Persen

BETANEWS.ID, KUDUS – Aneka jajanan untuk hidangan Lebaran terlihat di Toko Spesial, yang berada di tepi Jalan Sunan Kudus, tepatnya di sebelah timur Indomaret Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di sana tampak beberapa pembeli sedang memilih jajanan, seperti keciput dan lain sebagainya. Sedangkan seorang pria memakai kacamata nampak sedang melayani pembeli yang datang. Dia adalah Khikman Maulawi (39), pemilik Toko Spesial.

Saat ditemui di toko yang juga rumah produksinya, Khikman begitu ia akrab disapa bersedia berbagi informasi tentang usahanya. Ia menuturkan, pada lebaran tahun ini, permintaan jajanan keciput meningkat hingga 200 persen dibandingkan dengan hari biasa. Peningkatan tersebut juga naik 50 persen dibandingkan dengan Lebaran tahun sebelumnya.

Salah seorang pembeli tampak sedang memilih keciput merek Spesial. Foto: Kaerul Umam.

Baca juga : Andalkan Resep Leluhur, Keciput Baskuni Jaya Tetap Bertahan Lebih dari Dua Dasawarsa

- Ads Banner -

“Alhamdulillah jelang Lebaran tahun ini, permintaan jajanan keciput meningkat. Tahun lalu sebulan bisa jual 500 kilogram. Tahun ini bisa lebih, yakni 700 kilogram,” beber Khikman kepada betanews.id, Senin (25/4/2022).

Toko yang sudah beroperasi sejak 2005 tersebut, kata Khikman, selalu menjadi pilihan atau jujugan warga mencari keciput untuk hidangan Lebaran maupun hari biasa. Menurutnya, rumah produksi tersebut sudah berjalan sejak 1985 dari kakeknya yang mulai merintis usaha tersebut, yang kini sudah ia kelola.

“Dulunya ya belum ada tokonya, hanya rumah produksi yang membuat jika ada pesanan saja. Karena ingin produk ini bisa dikenal oleh masyarakat, kita akhirnya membuka toko. Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan,” jelas bapak dua anak tersebut.

Ia menjelaskan, di sana ia memproduksi keciput, widaran, dan juga kacang ayu. Untuk keciput, ada varian rasa seperti original, rasa coklat, jagung bakar, keju, dan pandan. Saat ini, menurutnya yang paling dicari pada Lebaran tahun ini adalah keciput, kemudian widaran dan disusul oleh kacang ayu.

“Untuk harga keciput original Rp 74 ribu per kilogram, dan Rp 78 ribu per kilogram untuk rasa. Kemudian widaran harga Rp 125 ribu per kilogramnya, dan kacang ayu Rp 72 ribu per kilo,” rinci warga Desa Demaan RT 2 RW 5, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu.

Lanjutnya, kue dengan merek Spesial itu, memiliki rasa yang renyah, banyak varian rasa, tahan lama karena memakai minyak kelapa, dan harga standar pasar.

Baca juga : Laris Banget Jelang Lebaran, Penjualan Kue Kering Serizh Ini Melonjak Hingga 200 Persen

Salah satu pembeli tetap, yakni Ani mengaku selalu membeli keciput dan aneka jajanan produksi toko Spesial. Menurutnya, tak hanya momen Lebaran, tapi juga hari biasa, jika ada tamu di rumahnya.

“Sering sekali membeli di sini dan berlangganan. Karena kalau tidak merek dari Spesial rasanya kurang, dan lebih cocok membeli produk Spesial ini,” tutur Ani warga Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler