BETANEWS.ID, SOLO – Produk CNG (Compressed Natural Gas) mulai dikenalkan oleh PT Pertamina Gas (Pertagas) di Kota Solo. Sebagai pilot project, 400 rumah di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari akan menjadi sasaran ujicoba.
CNG merupakan gas alam yang dikompres dengan tekanan hingga 250 bar. Melalui metode ini, CNG memiliki beberapa kelebihan, di ntaranya fleksibel dalam pendistribusian, ramah lingkungan, dan biaya perawatan yang rendah.
Direktur Utama (Dirut) PT Pertagas, Aminudin berharap, penggunaan CNG di Kota Solo akan lebih masif. Realisasi pembangunan fasilitas jaringan CNG di Kota Solo tersebut rencananya akan selesai dalam dua atau tiga bulan mendatang.
Baca juga: 36.864 Warga Solo Dapat BLT Minyak Goreng, Gibran: ‘Harap Digunakan Sebaik Mungkin’
“Untuk proses awal sudah dimulai sejak Januari lalu dengan mulai tahap pendataan masyarakat. Infrastruktur yang krusial itu kan penggalian untuk pemasangan pipa-pipa,” jelas Aminudin usai melakukan pertemuan dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Rabu (13/4/2022).
Aminudin juga menjelaskan, jaringan CNG di Kota Solo tersebut nantinya akan dikembangkan untuk masuk ke industri-industri kecil, salah satunya yang berada di kawasan sepanjang Jalan Slamet Riyadi.
“Untuk tahap awal jaringan perumahan kota di Kelurahan Sumber, karena ini baru pertama kita masuk ke Kota Solo dengan jaringan gas kota. Kenapa kita ambil di Solo karena sumber gas kita terdekat di Blora ,Jawa Tengah yang akan ditempatkan dalam tanki,” ujarnya.
Baca juga: BI Solo Buka Layanan Penukaran Uang di Loket dan Keliling, Ini Jadwal dan Tempatnya
“Sehingga, untuk mencapai tersrbut, pihak Pertagas bekerja sama dengan beberapa pemerintah daerah yang lokasinya tidak jauh dari sumber gas,” beber dia.
Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa Kota Solo masih menjadi percontohan. Ia mengatakan, ke depannya juga akan dikembangkan untuk rumah tangga dan industri.
“Nanti biar ada percontohan beberapa rumah dulu aman atau tidak murah atau ttidak biar masyarakat melihat dulu. Yang jelas lebih murah dan lebih aman, negara lain sudah kayak gitu,” kata Gibran.
Editor: Ahmad Muhlisin

