Wali Kota Semarang Sentil Pola Pendidikan yang Tak Ramah Anak

BETANEWS.ID, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sentil masih adanya orang tua yang mendidik anaknya dengan cara yang keras.

“Saya lihat berita, ada Ibu yang mendidik anaknya secara keras hingga anak itu luka, yang satu harus melepaskan nyawanya,” jelasnya, Sabtu (26/3/2022).

Baca juga : Apresiasi Langkah SMPN 38, Wali Kota Ingin Sektor Wisata di Semarang Terus Tumbuh

-Advertisement-

Menurutnya, masih banyak orang tua yang belum bisa melakukan penyesuaian pola pendidikan yang relevan untuk anak-anak saat ini.

“Artinya pola pembelajaran untuk adik-adik kita ini kadang-kadang masih belum dipahami oleh orang tua,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta semua aparatur pemerintahan dan keluarga bisa ramah dengan anak. Pemkot Semarang berkomitmen mengembangkan sekolah ramah anak.

“Jadikan sekolah ini sebagai rumah keduanya anak, jangan jadikan sekolah ini sebagai tempat mengerikan,”paparnya.

Dia memastikan, selama pola pendidikan tak ramah dengan anak, perkembangan anak-anak di Kota Semarang tak akan berkembang dengan baik.

Baca juga : Wali Kota Semarang Apresiasi GP Ansor yang Ikut Menjaga Kondusivitas saat Perayaan Natal

“Saya pastikan jika seperti itu anak-anak tidak akan berkembang di sekolah,” tuturnya.

Di sisi lain, Hendi menekankan masih adanya PR yang mungkin bisa dikomunikasikan dengan Kementerian Agama ada di RA, MI, MTs dan MA.

“Jadi mereka rata-rata belum 100 persen menjadi sekolah ramah anak mungkin bisa diintensifkan komunikasi, agar adik-adik kita yang ada di Kota Semarang ini benar-benar mendapatkan pola pengasuhan yang paling pas untuk perkembangan mereka,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER