31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

1.177 Warga Kudus Suspek TBC, Mayoritas Usia Produktif

BETANEWS,ID, KUDUS – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat jumlah suspek tuberculosis (TBC) terus meningkat setiap tahun. Bahkan, angka terduga penyakit yang menyerang paru-paru itu dalam tiga bulan ini menyentuh 1.177 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKK Kudus Darsono mengatakan, hingga 22 Maret 2022 sudah ada 1,177 yang diduga terjangkit TBC. Dari total tersebut, terduga TBC sensitive obat (SO) ada 1.085 orang, sedangkan sisanya atau 92 terduga TBC resistant obat (R0).

“Hingga 22 Maret 2022 ada tiga pasien TBC yang meninggal dunia. Sedangkan tingkat sembuhnya sangat tinggi,” ungkapnya kepada Betanews.id di Hotel @hom, Rabu (23/3/2022).

Baca juga: Penularannya Sama dengan Covid-19, Ini Cara DKK Kudus Deteksi Dini Penyakit TBC

Darsono membeberkan, dari total kasus itu, jumlah pasien TBC SO maupun yang RO ada 318 orang, sedangkan yang menjalani pengobatan ada 320 orang. Menurutnya, perbedaan jumlah pasien yang terjangkit dan yang berobat itu berbeda, karena terkadang pasien memilih melanjutkan pengobatan di lain daerah atau sebaliknya.

“Pasien TBC di Kudus kan tidak hanya orang Kudus saja, tapi juga ada warga Kudus yang terkena TBC memilih pengobatan di rumah sakit lain daerah,” bebernya.

Baca juga: Teh Jagad Probiotik Jualan Kastono Ini Jadi Buruan Warga yang Butuh Obat Berbagai Penyakit

Dia mengatakan, dari banyaknya kasus TBC di Kudus, warga yang terjangkit justru di usia produktif, yakni antara 18 sampai 50 tahun.

“Sebab usia produktif ini kan banyak bergerak di lingkungan sekitar. Di saat mereka kelelahan, maka kemungkinan bisa terjangkit TBC sangat besar. Oleh sebab itu selalu jaga kebugaran, serta mengkonsumsi makanan yang bergizi,” tutup Darsono.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER