31 C
Kudus
Selasa, Juni 28, 2022
spot_img
BerandaKUDUSTahun Ini BLK...

Tahun Ini BLK Kudus Buka Kelas Menjahit, Tata Boga, dan Barista

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus, melalui unit Balai Latihan Kerja (BLK) mulai melaksanakan program pelatihan. Pelatihan itu diharapkan mampu mengurangi jumlah pengangguran dan menciptakan wirausaha baru di Kota Kretek.

Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, saat ini pihaknya memang sedang menyelenggarakan pelatihan tahap pertama di tahun 2022. Pelatihan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Pelatihan sudah berjalan sekitar sepekan. Di antaranya pelatihan yang diselenggarakan adalah menjahit, tata boga dan barista,” ujar perempuan yang akrab disapa Rini kepada Betanews.id, Senin (14/2/2022).

- Ads Banner -

Baca juga: Kejuruan Bordir di BLK Kudus Tarik Minat Banyak Masyarakat

Menurutnya, lama pelatihan tergantung dari jenis pelatihan yang diambil. Untuk Barista pelatihannya dua pekan, menjahit satu bulan, dan tata boga tujuh hari.

“Untuk jumlah peserta sudah full 48 orang. Antusias warga mengikuti pelatihan sangat bagus. Setiap plot pelatihan masing-masing 16 peserta,” bebernya.

Dia mengatakan, pelatihan dari APBN ini ditujukan untuk umum, terutama bagi mereka para pencari kerja. Tujuannya, untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang diperlukan.

“Tujuannya agar saat masuk dunia kerja mereka sudah mempunyai bekal yang sesuai keterampilan masing-masing. Jika tidak masuk ke perusahaan, keterampilan itu bisa mereka gunakan untuk berwirausaha,” kata Rini.

Dia berharap, dengan adanya pelatihan bagi para pencari kerja, Kudus mampu menekan tingkat pengangguran. Selain itu juga mampu menciptakan wirausaha baru.

“Harapannya dengan adanya pelatihan, pengangguran di Kudus semakin rendah. Serta bisa meningkatkan pendapatan dari sisi ekonomi, saat peserta pelatihan berwirausaha,” harapnya.

Baca juga: Bupati Kudus Akan Upayakan Peserta BLK Dapat Bantuan Alat Usaha

Rini mengungkapkan, pelatihan yang bersumber dari dana APBN di tahun 2022 ada empat tahap. Tahap satu sedang berjalan, sedangkan tahap lainnya akan menyusul.

Selain pelatihan bersumber dari dana APBN, pihaknya juga akan mengadakan pelatihan dari sumber lainnya. Di antaranya dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)

“Untuk program pelatihan dari dana DBHCHT masih menunggu pembahasan dan penyesuaian Peraturan Menteri Keuangan nomor 215 tahun 2021,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,332PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler