31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Penjual Kue Moho di Dekat Keraton Solo Ini Laris Banget, Pelanggannya Sampai Luar Kota

BETANEWS.ID, SOLO – Sri Murwantiningsih (57) tampak begitu lihai mencampur berbagai adonan kue moho di teras rumahnya, Kampung Wirengan RT 1 RW 4, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo. Jajanan tradisional yang dijualnya itu memang banyak mengundang pembeli untuk mampir di gerobak yang didirikan di depan rumahnya itu. Itu mudah saja terlihat dari silih bergantinya orang-orang yang mampir untuk membeli di sana.

“Kue Moho itu kue tradisional, kue jadul, terbuat dari tape singkong, gandum dan gula, sama ditambah air,” jelas Sri, Kamis (27/1/2022).

Sri sedang melayani pembeli kue moho di gerobak jualannya. Foto: Khalim Mahfur.

Sri menjual kue Moho dengan harga Rp2 ribu saja per buah. Menurutnya, Kue Moho buatannya bisa tahan sekitar satu sampai dua hari. Jika disimpan ke dalam kulkas malah bisa tahan lebih lama lagi, dan bisa dikukus kembali saat akan disantap.

-Advertisement-

“Dimakan sama teh panas, sama kopi itu biasanya. Tiap hari banyak penggemarnya, dari anak kecil sama orang tua, dari dulu beli di sini,” beber Sri.

Baca juga: Laris Manis Diburu untuk Hajatan, Kue Cucur di Bainah Catering Ini Pelangganya Sampai Luar Negeri

Pada awalnya, Sri belajar membuat kue Moho dari anaknya yang sebelumnya pernah bekerja membuat kue ini di tempat orang lain. Kemudian mereka berniat untuk mebuka usaha sendiri dan bisa bertahan hingga saat ini.

“Dulunya anak saya kerja di tempat orang lah, terus praktik sendiri akhirnya bisa. Saya juga belajar dari anak saya,” kata dia.

Saat ini, siapa sangka banyak pembeli dari luar kota yang datang untuk membeli Kue Moho di tempatnya. Bahkan, orang-orang biasa memanggil kue moho milik Sri dengan julukan Kue Moho Lawang Gapit Kulon, karena memang lokasinya yang berada di pintu Gapit Keraton Kasunanan Surakarta sebelah Barat.

“Selain kue Moho, juga buat onde-onde, cakwe, bolang-baling, donat, gitu gitu,” ucapnya.

Baca juga: Penjual Kue Gandos di Tepi Jalan Ini Bisa Raup Omzet Jutaan Rupiah Sebulan

Salah satu pelanggan, Magdarima Trimardiasih, mengaku sudah sering membeli kue Moho di tempat tersebut, bahkan hampir setiap hari. Menurutnya, kue moho di tempat Sri merupakan salah satu yang palig legendaris di Solo.

“Jadi bener bener ini makanan tradisional Kota Solo dan melegendaris. Rasane yo roti, koyo (seperti) roti, iya kalau saya bilang rasanya itu khas. Sebenarnya kalau orang suka-sukaan ya, mereka kalau suka ya suka tapi ini rasaya khas bener-bener khas,” ujar wanita yang kerap disapa Rima itu.

Selain itu, menurut wanita asal Nusuan itu, harga Kue Moho di tempat Sri sangat terjangkau.

“Harga terjangkau, murah, bener murah banget. Makan gini ya, kira-kira Rp10 ribu udah kenyang, tinggal bawa air putih,” tandas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER