BETANEWS.ID, KUDUS – Kuliner ikan lele, biasanya identik dengan penyet khas Lamongan. Yakni, lele goreng atau bakar yang disajikan dengan tambahan sambal penyet sebagai ciri khasnya. Biasanya, ditambah pula sayuran mentimun dan daun kemangi semangi lalapannya.
Namun, berbeda dengan menu ikan lele yang ada di Warung Kudusan yang ada di Desa Mlati Kidul, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di tempat ini, ada menu terbaru yaitu Mangut Lele Asap.

Baca juga : Tiga Jam Sudah Ludes, Penyetan Super Laris di Kudus Ini Buka Siang Hari
“Jika biasanya mangut itu menggunakan iwak pangang (ikan pari asap) , di sini kita menggunakan ikan lele yang di asap selama 2,5 jam. Menurut ceritanya dan saya baca-baca di artikel, dulu menu mangut lele asap adalah makanan khas keraton Jogja,” ,” ucap Himmatul Ulya (24), salah satu karyawan Warung Kudusan.
Mengenai cara mengolah mangut lele asap, katanya cukup memakan waktu. Karena yang pertama, lele harus dimarinasi terlebih dahulu dengan bumbu-bumbu rempah selama 3,5 jam. Kemudian baru melanjutkan proses pengasapan selama 2,5 jam.
“Bahan baku ikan lelenya, kita menggunakan lele organik, jadi dagingnya lebih manis dan gurih,” terangnya. Untuk proses pengasapan, kita menggunakan serabut dan batok kelapa, agar aromanya sedap, kalau pakai bahan bakar yang lain tidak sedep malah apek,” ujarnya.
Kemudian, setelah proses pengasapan selesai, selanjutnya masuk ke proses membuat sayur mangut. Bahan yang di gunakan antaranya cabe rawit merah, cabe kriting, bawang merah, bawang putih, ketumbar, mrica, kemiri, tempe kering, santan dan bahan rempah-rempah rahasia.
“Untuk jenis sayur mangutnya di sini kita membuat kuahnya di banyakin santanya jadi lebih kental, gurih, dan mantap,” ucapnya.
Ia menyebut, untuk satu porsi sayur mangut lele asap ini, harganya pun cukup terjangkau yaitu hanya Rp 15 ribu (isi 1 ikan) saja per porsi.
Baca juga : Sambalnya Enak Banget dan Nasi Bisa Ambil Sepuasnya, Warung Penyet Mas Apri Diburu Pembeli
“Sampai tanggal 28 Febuari kita ada promo 15 % jadi satu porsi mangut lele asap jadi Rp.12 ribu saja,” ujarnya.
Jadi jika penasaran untuk mencicipi menu khas Keraton Jogja dan ingin menikmati makan dengan suasana klasik Kudusan, resto ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 sampai 21.00 WIB.
Editor : Kholistiono

