31 C
Kudus
Minggu, Mei 22, 2022
spot_img
BerandaBisnisTertarik Coba Buka...

Tertarik Coba Buka Franchise Minuman Kekinian? Jiwa Maliter Janjikan Keuntungan 100 Persen untuk Mitra

BETANEWS.ID, KUDUS – Bergabung menjadi franchise minuman kekinian menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, lho. Di tengah maraknya berbagai brand minuman kekinian di Indonesia, kamu dapat bermitra menjadi franchise Jiwa Maliter.

Maliter sendiri merupakan bahasa khas Kudus yang artinya berkelas. Nama itu pula, menunjukkan dari mana asal sang owner berasal, yakni dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Ali Ustadi (41) Owner Jiwa Maliter menyebut, saat ini Jiwa Maliter sudah ada 14 outlet yang tersebar di berbagai daerah. Di antaranya, di Kudus sendiri, Demak maupun Pati.

Outlet minuman kekininan Jiwa Maliter di Kudus. Foto: Kaerul Umam.
- Ads Banner -

Baca juga : Nice Story Undaan, Minuman Kekinian yang Bisa Terjual Hingga 100 Cup Sehari

Ia pun membuka luas bagi yang ingin bermitra dengan Jiwa Maliter. Ali menyebut, ada beberapa keuntungan bekerja sama dengan bran Jiwa Maliter. Di antaranya, keuntungan 100 persen milik mitra. Pihaknya tidak mengambil royalti sama sekali.

“Selain itu, untuk harga kemitraan lebih murah dari kompetitor lain. Dengan perlengkapan seperti booth container, semua peralatan penjualan dan bahan,” beber Ali kepada betanews.id, Rabu (19/1/2022).

Dengan mengusung desain yang menarik, kata Ali, Jiwa Maliter memiliki kurang lebih 31 varian rasa yang terdiri dari minuman susu, kopi dan lain sebagainya. Menurutnya yang paling diminati di sana adalah varian rasa coklat dan taro.

Sesuai dengan brand yang digunakan, Jiwa Maliter juga mengutamakan kualitas. Yakni, bahan-bahan yang digunakan untuk minuman tersebut juga kelas premium. Sehingga menghasilkan cita rasa yang khas.

“Kalau bicara soal kualitas kami jamin kualitas terbaik, karena kami menggunakan bahan premium. Meski beigtu, harga sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 5 ribu,” kata bapak 4 anak tersebut.

Ali juga berbicara soal modal bisa kembali dalam jangka waktu berapa lama. “Sesuai pengalaman yang sudah-sudah, baik outlet saya sendiri maupun mitra, dalam waktu tiga bulan sudah mengembalikan modal awal. Tentunya ini sangat menarik bagi yang berminat untuk menjadi mitra kami,” tambah Ali, warga Desa Getas Pejaten RT 10 RW 3, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu.

Baca juga : Niat Bantu Beri Kerjaan Orang Lain, Bidan Ayu Rintis Kedai Minuman Say Story yang Laris

Dengan outlet yang sudah banyak tersebar di Kudus maupun di beberapa daerah lain, lanjutnya, brand Jiwa Maliter mampu menyerap lapangan pekerjaan bagi pekerja yang sebelumnya terdampak pandemi.

“Dihitung kurang lebih ada 35 orang yang bekerja di bendera kami yaitu Jiwa Maliter. Dan semoga ini bisa berkembang, sehingga nantinya bisa menambah lapangan pekerjaan bagi yang belum bekerja,” harapnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 14 - Penerapan Teknologi Bambu untuk Tanggul Laut Tol Semarang Demak

Tinggalkan Balasan

31,944FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
80,005PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler