BETANEWS.ID, KUDUS – Salah satu gerobak yang berada di pojok bagian depan Pasar Kliwon Kudus tampak ramai pembeli. Dengan sigap, dua orang melayani pesanan pelanggan yang membeli susu kedelai tersebut. Satu di antara penjual tersebut adalah Muhammad Bagus Sofian.
Di sela kesibukannya, Bagus begitu ia akrab disapa sudi berbagi kisah bagaimana awalnya ia merintis jualan susu kedelai tersebut.

Baca juga : Tak Cuma Rasa Original, Bagus Sediakan Susu Kedelai Aneka Varian Rasa
Dia mengatakan, setelah banyak pengalaman kerja dan ikut dengan orang, kini ia lebih memilih merintis usaha sendiri dibandingkan harus ikut dengan orang lagi. Bahkan, kini ia sudah memiliki dua outlet penjualan susu kedelai, yakni di Pasar Kliwon dan di dekat IAIN Kudus.
Sebelum merintis usaha tersebut, kata Bagus, ia pernah bekerja di beberapa perusahaan dan ikut dengan orang lain setelah lulus dari sekolah. Di antaranya, bekerja di tempat cucian mobil, menjadi sales alat kesehatan di area Jawa Tengah, bekerja di Pasar Kliwon hingga ikut saudaranya berjualan susu kedelai.
“Terakhir saya ikut Om sekitar dua tahun. Ketika itu, Om mendukung saya untuk mandiri, dan saya pun belajar membuat susu kedelai. Setelah mengetahui satu persatu proses pembuatan susu kedelai, kemudian saya membuka sendiri hingga sekarang,” beber bagus kepada betanews.id, Rabu (5/1/2022).
Ia menjelaskan, ketika awal-awal membuka usaha susu kedelai, ternyata respon konsumen bagus dan akhirnya bisa bertahan hingga sekarang ini.
Ia menyebut, saat ini penjualan susu kedelainya relatif stabil. Di samping menyediakan rasa original ia juga menyediakan banyak varian.
Baca juga : Kisah Owner Treend Steak, dari Gagal Berkali-kali Hingga Sukses Punya 7 Cabang
“Varian ini karena dari pengembangan usaha. Di mana, saat ini kebanyakan orang, khususnya para remaja lebih suka dengan menu varian rasa. Varian rasa yang saya sediakan sekarang ada 8, yaitu, vanila blue, vanila latte, kopi moka, capuccino, strawberry, melon, coklat, milo, dan original,” jelas warga Desa Burikan RT 1 RW 3, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu.
Demi memenuhi permintaan pembeli yang cukup banyak, lanjutnya, kini ia membuka outlet di sekitar IAIN Kudus. Selain memasarkan produknya secara offline, ia juga memasarkan melalui media sosial seperti Facebook maupun Instagram. Bahkan produknya itu bisa diorder melalui Grabfood. Jika berminat, juga bisa menghubungi nomor WhatsApp 0856-0087-8158.
Editor : Kholistiono

