BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan muda terlihat sedang mencampur berbagai bahan untuk adonan brownies. Bahan-bahan itu di antaranya tepung terigu, bubuk coklat, telur, gula, mentega dan coklat cair. Setelah semua bahan tercampur, ia pun mulai menaruh adonan di atas loyang dan memasukannya ke dalam oven.
Di sela kesibukannya membuat kue brownies tersebut, perempuan bernama Diana Nurilla Hidayati (20) menceritakan, ia mulai merintis usaha itu sekitar satu bulan lalu.
“Saya buka usaha ini karena ingin mandiri. Soalnya sudah besar, jadi pingin punya uang sendiri buat tambah-tambah uang jajan,” ujarnya, Jumat (21/01/2022).

Baca juga : Fudgy Brownies, Si Cokelat dengan Toping Unik dan Teksturnya Crunchy
Diana menyebut, membuat usaha brownies karena terinspirasi dari kerabatnya yang membuka usaha serupa.
“Kerabat saya yang di Jawa Timur buka usaha brownies kayak gini juga. Nah, karena di Kudus masih jarang, akhirnya saya coba buka, karena menurut saya itu adalah peluang yang bagus,” ujarnya.
Lalu, dengan modal nekat belajar melalui Youtube dan meminjam modal sebanyak Rp 200 ribu dari orang tuanya, Diana pun memulai usaha brownies.
“Karena modal terbatas, itu juga hasil pinjam orang tua, akhirnya saya coba buka PO. Belajarnya pun saya dari Youtube. Dulu percobaan gagal sampai 8 kali, tapi Alhamdulillah sekarang sudah punya resep yang pas,” tambahnya.
Diana menjelaskan, brownies buatanya ini adalah brownies jenis fudgy, di mana browniesnya memiliki teksture krispi di luar dan lumer di dalam.
“Brownies fudgy ini dari segi teksture unik, terus dari segi tampilan cantik dan kekinian. Jadi itu yang menjadi daya tariknya,” tambahnya.
Baca juga : Brownies Batik dari Rumah Ara Coklat yang Cantik dan Populer di Kalangan Pecinta Kue
Dan dalam satu bulan ia merintis usaha ini, Diana sudah bisa menjual 50 kotak, serta sudah mengirim ke beberapa wilayah. Di antaranya Pati, Demak, dan Cilacap.
“Alhamdulillah peminatnya sudah lumayan banyak, satu bulan ini keuntunganya sudah bisa saya belikan oven modern, kalau dulu awalnya pakai oven kompor,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

