31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Kisah Ali Ustadi, Polisi yang Buka Lapangan Pekerjaan Melalui Bisnisnya Jiwa Maliter

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria memakai kemeja hijau tampak berbincang santai dengan salah satu pekerja di outlet minuman kekinian yakni Jiwa Maliter. Pria tersebut adalah Ali Ustadi (41), Owner Jiwa Maliter.

Ali begitu ia akrab disapa, bersedia berbagi informasi tentang kisahnya. Meski sudah memiliki bisnis, Ali yang merupakan anggota Polri itu, tidak melalaikan tugas dan kewajibannya. Menurutnya, fokus terhadap usahanya itu setelah menyelesaikan tugasnya. Hal tersebut bisa dijadikan motivasi banyak orang yang ingin berusaha.

Bisnis minuman kekinian itu, menurutnya sudah direncanakan sejak dua tahun lalu. Namun ia baru bisa merealisasikannya pada Juli 2021 lalu. Usaha yang dirintisnya pun kini sudah berkembang cukup bagus. Saat ini, Jiwa Maliter sudah punya 14 outlet yang tersebar di Kudus maupun daerah lain.

-Advertisement-
Salah satu outlet minuman kekinian Jiwa Maliter yang ada di Kudus. Foto: Kaerul Umam.

Baca juga : Tertarik Coba Buka Franchise Minuman Kekinian? Jiwa Maliter Janjikan Keuntungan 100 Persen untuk Mitra

Ia menjelaskan, awal mula ia terjun berwirausaha, lantaran minuman kekinian begitu populer di area manapun. Dengan tekad dan niatnya yang kuat, kini brandnya sudah bisa bersaing dengan bisnis minuman kekinian lainnya.

“Ya karena dari dulu senang dengan wirausaha. Kemudian melihat peluang, karena minuman kekinian ini booming di semua kalangan,” katanya.

Dengan mengusung konsep yang menarik, kata Ali, sudah banyak yang berminat untuk bergabung menjadi mitra di Jiwa Maliter. Hal tersebut menurutnya, dari beberapa daerah seperti Solo, Batang, Kalimantan dan beberapa daerah lainnya sudah berkomunikasi dengannya untuk menjalin hubungan kerja sama.

Ia pun membuka luas bagi yang ingin bermitra dengan Jiwa Maliter. Ali menyebut, ada beberapa keuntungan bekerja sama dengan bran Jiwa Maliter. Di antaranya, keuntungan 100 persen milik mitra. Pihaknya tidak mengambil royalti sama sekali.

“Selain itu, untuk harga kemitraan lebih murah dari kompetitor lain. Dengan perlengkapan seperti booth container, semua peralatan penjualan dan bahan,” beber Ali.

Dengan mengusung desain yang menarik, kata Ali, Jiwa Maliter memiliki kurang lebih 31 varian rasa yang terdiri dari minuman susu, kopi dan lain sebagainya. Menurutnya yang paling diminati di sana adalah varian rasa coklat dan taro.

Baca juga : Nice Story Undaan, Minuman Kekinian yang Bisa Terjual Hingga 100 Cup Sehari

Sesuai dengan brand yang digunakan, Jiwa Maliter juga mengutamakan kualitas. Yakni, bahan-bahan yang digunakan untuk minuman tersebut juga kelas premium. Sehingga menghasilkan cita rasa yang khas.

“Kalau bicara soal kualitas kami jamin kualitas terbaik, karena kami menggunakan bahan premium. Meski beigtu, harga sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 5 ribu,” kata bapak 4 anak tersebut.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER