BETANEWS.ID, KUDUS – Kepala Desa Karangrowo Heri Darwanto memastikan rumah reyot milik Syarif dan Anita akan dapat bantuan bedah rumah tahun ini. Tiga tahun lalu, pihaknya sudah mengajukan ke Dinas Sosial. Namun, sampai sekarang belum masuk daftar penerima bantuan.
“Saya pastikan rumah Anita tahun ini dapat bantuan bedah rumah. Agar mereka sekeluarga dapat tinggal di rumah yang lebih layak,” ujar Heri saat ditemui di rumah Anita, Selasa (4/1/2022).
Dia mengatakan, seseorang bisa segera mendapatkan bantuan bedah rumah yakni saat mereka sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurutnya, tahun 2021 rumah Anita sudah masuk dalam DTKS, sehingga bantuan bedah rumah diperkirakan akan cair tahun ini.
Baca juga: Viral Pemilik Rumah Reyot di Undaan Tak Tersentuh Bantuan, Ini Faktanya
“Untuk besaran bantuan bedah rumah tahun ini antara Rp 12,5 juta sampai Rp 15 juta,” jelas Heri.
Sementara itu, pemilik rumah yakni Anita mengakui bahwa dirinya sudah didata pemerintah desa untuk dapat bantuan bedah rumah. Ia pun menyadari bahwa proses bantuan bedah rumah itu lama.
“Iya benar sudah didata dari desa. Kami juga tahu bahwa bantuan bedah rumah itu giliran, jadi memang harus bersabar,” ujar ibu dari tiga anak tersebut.
Baca juga: Tiga Rumah Warga Rusak, Pemilik Sebut Akibat Pembangunan The Sato Hotel Kudus
Perempuan yang kesehariannya menjahit itu mengaku, rumah reyot miliknya itu dibangunnya sejak lima tahun yang lalu. Keadaan rumahnya memang sangat tidak layak, karena ia tidak mampu membangun yang lebih bagus.
“Suami saya itu hanya buruh bangunan, sedangkan saya hanya kerja jahit di rumah. Hasil dari kami berdua selama ini hanya untuk cukup untuk makan sehari-hari,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

