BETANEWS.ID, SOLO – Penataan koridor Jalan Gatot Subroto (Gatsu) hingga kawasan Ngarsopuro Solo, akan dilakukan mulai Januari 2022 mendatang. Kawasan tersebut akan dibuat lebih bagus dari kawasan Mailoboro di Yogyakarta. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yakin kawasan tersebut akan semakin ramai.
Gibran menegaskan, penataan koridor Gatot Subroto hingga Ngarsopuro tersebut tidak akan merugikan pedagang. Karena nantinya kawasan itu akan menjadi destinasi wisata. Juga akan ditambah dengan pertunjukan-pertunjukan seni dan budaya.
Baca juga : Gibran dan Pangeran Mangkunegaran Akan Buat Kawasan Pesaing Malioboro
“Mosok di situ mau gitu-gitu terus. Potensi di sana gede kok. Mosok mau dibiarin jelek kayak gitu. Gak mungkin tambah sepi, tak jamin,” katanya.
Gibran menyatakan, pihaknya akan mempromosikan kawasan tersebut secara besar-besaran, sehingga ia yakin lokasi tersebut akan semakin ramai dari sebelumnya. Gibran juga akan menempatkan UMKM unggulan di Kota Solo untuk berdagang di lokasi tersebut untuk menarik wisatawan.
“Diutamakan UMKM Solo yang sudah kita kurasi. Sementara yang kita kurasi dulu, kita pengen UMKM terbaik,” kata dia.
Meski begitu, konsep yang ditawarkan Gibran belum diterima oleh semua pedagang. Menurut Gibran, hal itu terjadi karena salah paham dan kurangnya sosialisasi.
Gibran mengaku mendapat surat dari pedagang terkait penataan koridor Jalan Gatot Subroto yang akan dibuat lebih bagus dari kawasan Malioboro di Yogyakarta tersebut. Menurutnya hal itu terjadi karena ada kesalahpahaman dengan para pedagang.
“Surat sudah saya terima, banyak kesalahpahaman. Ini kan konsepnya kita ubah, terus tujuan kita ben tambah ramai, kita percantik tempat itu ben tambah ramai kok,” ujar Gibran, Senin (20/12/2021).
Baca juga : Akan Diresmikan Gibran Januari 2022, Pasar Legi Punya Water Sprinkler untuk Atasi Kebakaran
Menurut Gibran, penolakan dari sejumlah pedagang tersebut lantaran mereka khawatir dengan konsep baru tersebut malah membuat dagangan mereka sepi pembeli. Selain itu, kekhawatiran pedagang adalah tempat parkir untuk para pengunjung dan konsep night market.
“Tenang saja, sudah saya pikirkan. Mereka kan belum ketemu saya, kalau bertemu, nanti saya jelaskan konsepnya, nanti kami ajak ngobrol,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

