31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Seribu Payung dari Aceh Hingga Papua Dipamerkan dalam Festival Payung Indonesia di Solo

BETANEWS.ID, SOLO – Sebanyak seribu payung berbagai model dan kreasi dari Aceh hingga Papua dipamerkan dalam Festival Payung Indonesia di Taman Balekambang Solo, Jumat-Minggu (3-5/12/2021).

Direktur Festival Payung Indonesia, Heru Mataya mengatakan, event kali ini merupakan acara yang ke delapan. Digelar di Taman Balekambang, festival kali ini menampilkan kreasi payung se Indonesia dari Aceh sampai Papua.

Gubernur Ganjar Pranowo mengunjungi Festival Payung Indonesia di Taman Balekambang Solo. Foto: Ist.

“Ada lebih dari 1000 payung dari seluruh Indonesia dengan ragam yang luar biasa. Selain pameran, acara ini juga ada workhsop pembuatan payung dan seni pertunjukan,” katanya, Sabtu (4/12/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Kunjungi Festival Payung Indonesia di Solo, Ganjar Jadi Rebutan Emak-Emak

Heru menambahkan, payung merupakan salah satu pusaka budaya Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap event itu bisa melestarikan dan mengembangkan payung-payung dari seluruh nusantara.

“Selain itu ini juga upaya kita untuk menumbuhkan ekonomi kreatif para perajin di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir dalam acara itu mengatakan, Festival Payung Indonesia yang digelar di Taman Balekambang Solo itu sangat menarik. Banyak produk hasil kerajinan yang inspiratif dan menarik.

“Ini menarik sekali, cukup inspiratif dan banyak ibu-ibunya. Ternyata produk ibu-ibu yang membuat payung keren-keren. Ada dari kulit, rajut, bordir dan lainnya. Dan ternyata payung tidak hanya untuk pelindung kita dari panas dan hujan, tapi ada seni yang bisa ditampilkan dan menjadi bagian dari fashion,” katanya.

Baca juga: UKM Unggulan dari 54 Kelurahan Kota Solo Ikuti UKM Expo 2021

Festival Payung Indonesia lanjut Ganjar menjadi bukti betapa kreatifnya masyarakat Indonesia. Dari satu payung saja, sudah ada sebegitu banyak produk yang dihasilkan, dengan bentuk yang keren, kreatif dan menarik.

“Mudah-mudahan ini jadi satu event yang bisa menumbuhkan pariwisata kita. Tapi tetap saya berpesan, protokol kesehatan harus tetap dijaga,” tandas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER