31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Jutaan Orang akan Serbu Jateng Saat Libur Nataru, Ganjar: ‘Waspadai Omicron’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat di Jateng agar tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 varion Omocron. Pasalnya, jutaan orang akan datang ke Jateng saat libur Nataru mendatang.

Hal itu disampaikan Ganjar usai menjadi narasumber dalam acara Dialog Spesial bertema “Sinergitas Pemerintah, TNI, Polri Jelang Nataru”, di Cafe Wiratama, Pudakpayung, Semarang, Rabu (22/12).

Ganjar mengatakan telah melakukan sampling dengan Whole Genome Sequence untuk mendeteksi varian Omicron di wilayahnya. Sampai hari ini, tidak ditemukan kasus varian baru tersebut yang terkonfirmasi.

-Advertisement-

Baca juga: Hadapi Varian Omicron, Gibran : ‘Kami Sudah Siap, Nakesnya Siap’

“Pemerintah pusat memprediksi sekitar 4,8 juta orang akan bergerak ke Jawa Tengah. Makanya kita harus hati-hati, harus waspada. Karena kasusnya terus bertambah,” ujar Ganjar.

Selama libur Natal dan Tahun Baru ini, Ganjar meminta agar warganya tetap berada di rumah masing-masing selama liburan. Umat Kristiani ysng merayakan Natal, Ganjar juga meminta agar beribadah dari tempat masing-masing.

“Libur natal dan libur tahun baru, kita di rumah masing-masing itu cukup bisa membantu,” ujarnya.

Ganjar juga meminta agar warganya bertahan dan tidak bosan untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita sudah dua tahun ini ya selalu pakai masker, kita minta jangan bosen, tahan ya, dan biasanya itu di setiap libur panjang grafiknya naik. Yuk kita jaga yuk, tapi nggak lama kok,” kata Ganjar.

Meski demikian, Ganjar memastikan pihaknya terus mengantisipasi. Ganjar mengatakan, sejak diumumkan adanya varian Omicron di Indonesia pihaknya terus mengambil sampel terkonfirmasi dan diuji dengan Whole Genome Sequencing.

Baca juga: Varian Omicron Masuk Indonesia, Bupati Kudus Wanti-wanti Warganya Agar Taat Prokes

Alhamdulillah dari perangkat yang kita miliki, sampai hari ini di Jawa Tengah belum ditemukan. Tapi kita mesti waspada,” tegas Ganjar.

Dia menambahkan, tren penyebaran kasus Covid-19 di Jawa Tengah saat ini membaik. Ganjar berharap bantuan dari seluruh pihak terutama masyarakat untuk menjaga sampai garis finish pandeminya terlihat.

“Saya tahu dua tahun ini sangat melelahkan, saya paham betul. Dua tahun ini masyarakat ini merasa terkunci terkungkung. Tapi ingin saya sampaikan bahwa pandemi belum usai, kita tidak boleh patah semangat,” tutur Ganjar.

“Ibarat lari itu garis finishnya udah keliatan, maka kita tidak boleh ndeprok, tidak boleh berhenti, jalan terus, dan di Natal tahun baru, dua libur pendek ini mari kita manfaatkan untuk kegiatan yang baik, tidak banyak bepergian dan berdoa,” tandasnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER