Jumlah ASN yang Pensiun dan Masuk di Kudus Jomplang

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus Tulus Tri Yatmika mengungkapkan, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pensiun dengan yang masuk di Kabupaten Kudus tidak seimbang.

Pihaknya mencatat, di tahun 2021 saja ada sekitar 550 ASN yang pensiun, termasuk yang meninggal. Sedangkan CPNS yang masuk hanya 22 orang dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nonguru ada sekitar 30 orang.

Baca juga : Serahkan Petikan SK CPNS, Hartopo: ‘Jadi ASN Itu Berat, Harus Mengabdi ke Masyarakat’

-Advertisement-

“Yang PPPK guru belum, masih berproses. Yang pensiun seharusnya seimbang dengan yang masuk mestinya. Tapi ini tidak imbang,” katanya, Kamis (30/12/2021).

Tulus menjelaskan, seperti yang diperintahkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bahwa seharusnya suatu daerah menerapkan sistem zero growth dalam melaksanakan manajemen ASN. Namun, hal itu belum bisa terwujud di Kabupaten Kudus.

BKPP Kudus sendiri, kata Tulus tidak tinggal diam. Pihaknya sudah berupaya mengajukan ke Kemenpan RB untuk mengusulkan penambahan ASN. Agar zero growth yang digagas, dapat terwujud di Kota Kretek.

“Tapi realitanya tidak seperti itu. Kita diberi formasi terbatas sekali,” ungkapnya.

Baca juga : Pesan Hartopo ke CPNS: ‘Jangan Pernah Lelah Layani Masyarakat’

Untuk itu, penambahan ASN di lingkup Kabupaten Kudus memang diperlukan. Meski, sampai saat ini ada sekitar 7 ribu ASN yang masih mengabdi di Kudus.

“Kita hanya bisa mengajukan, keputusan mau dikasih berapa (formasi ASN), ada di Menpan,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER