31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Gibran Akan Upayakan Penerapan Barcode Aplikasi PeduliLindungi di Setiap Gereja

BETANEWS.ID, SOLO – Menjelang perayaan Natal 2021, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau penerapn protokol kesehata di sejumlah gereja di Solo. Dirinya didampingi Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, serta jajaran Forkopimda.

Begitu tiba di Gereja St. Paulus Kleco, Gibran beserta rombongan melakukan pengecekan pada lantai satu dan dua tempat ibadat umat Nasrani itu. Dirinya mengamati fasilitas protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, cek suhu, pengaturan tempat dan lainnya.

“SOP di Gereja St. Paulus ini sudah sangat ketat sekali. Saya lihat pengaturan kursinya juga sudah ada tandanya,” kata Gibran, Kamis (16/12/2021).

-Advertisement-

Baca juga : Gibran Pastikan Tidak Ada Putar Balik Kendaraan Selama Libur Nataru

Gibran juga mengapresiasi pengurus gereja yang menyiapkan ruangan kesehatan, serta fasilitas live streaming. Menurutnya, dengan menyediakan fasilitas live streaming tersebut, bisa membantu bagi para jemaat yang mungkin tidak bisa hadir ke gereja dan bisa mengikuti Ekaristi dari rumah.

“Ya ini berkat dukungan pak Dandim dan pak Kapolresta, nanti kita pastikan di hari H-nya aman semua. Yang jelas di sini SOP nya sudah sangat baik semua dan itu sudah dilakukan lama. Saya kira nanti bisa berjalan lancar lah,” ujarnya.

Gibran menambahkan, dengan waktu yang tersisa menuju perayaan Natal 2021 ini, ia mengatakan, akan mengusahakan untuk menerapkan barcode aplikasi PeduliLindungi di setiap gereja. Hal tersebut bertujuan agar pelaksanaan peribadatan di Natal tahun ini bisa belangsung dengan aman dan nyaman meski masih dalam kondisi pandemi.

“Ya hampir semua (penerapan aplikasi PeduliLIndungi di gereja) nanti yang malaksanakan perayaan Natal, nanti segera kita siapkan. Kalaupun nanti tidak terkejar ya di sini kan sudah menyiapkan kartu misa tadi, nggak masalah, yang penting butuh kita perlukan kerja sama dengan warga, tapi kelihatannya sudah ngerti semua,” ujarnya.

Sementara itu, Romo Paroki Santo Paulus Kleco, Romo Emanuel Nuwa menyebutkan, total jemaat Gereja St. Paulus sebanyak 7 ribu orang. Agar tak terjadi kerumunan, pihaknya membagi pelaksanaan Misa Ekaristi dalam tiga shift atau waktu Misa.

“Ibadah kita bagi dalam 3 shift. Jam 5 sore, 7 malam dan 9 malam. Semua wajib mentaati prokes,” tutur Emanuel.

Emanuel menambahkan, tiap jemaat yang datang harus membawa kartu yang sudah dibagikan sesuai wilayah dan jadwal Misa.Ia mnenjelaskan, bagi jemaat yang tidak membawa kartu, maka tidak diperbolehkan masuk dan mengikuti Misa.

Baca juga : Satpol PP Solo Akan Intensifkan Patroli Saat Libur Nataru

Sementara itu, bagi jemaat yang tidak bisa hadir ke gereja, maka bisa mengikuti Misa Ekaristi secara virtual yang disiarkan secara live streaming.

“Semua jemaat di sini yang berusia 6 tahun ke atas mendapat kartu. Mereka datang ke gereja harus membawa kartu itu, per wilayah, per lingkungan,” jelas Emanuel.

Selain meninjau Gereja Santo Paulus Kleco, Gibran dan rombongan juga meninjau sejumlah gereja lainnya. Di antaranya di Gereja Katolik St. Petrus Purwosari, Gendengan dan Penumping.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER