BETANEWS.ID, SOLO – iLuFA 168 Solo memberikan donasi sebesar 26 juta kepada Taman Satwa Taru Jurug, Sabtu 4 Desember 2021. Bantuan itu merupakan upaya jaringan grosir aksesoris dan gadget terbesar di Solo itu untuk membantu merawat hewan di sana. Bantuan itu diserahkan secara langsung kepada Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa dan Direktur Utama Taman Satwa Taru Jurug, Bimo Wahyu Widodo.
Direktur iLuFA 168 Solo, Liem Sin Liang menjelaskan, Taman Satwa Taru Jurug merupakan salah satu tempat wisata di Solo yang sangat terdampak selama pandemi Covid-19. Melihat hal tersebut, pihaknya menginisiasi gerakan “Bersama Ilufa Menolong Satwa”.
Pengumpulan donasi tersebut dilakukan dengan cara menyisihkan transaksi penjualan di iLuFA sebesar Rp10 ribu dari setiap transaksi Rp100 ribu. Selain itu, iLuFA juga membuat headset bluetooth, INPODS 12 edisi TSTJ dengan gambar karakter hewan. Dari penjualan perangkat itu, disisihan sebesar 25 ribu untuk TSTJ.
Baca juga: Setelah Anak-Anak Boleh Masuk, Taman Satwa Taru Jurug Langsung Ramai Pengunjung
“Kami tergerak untuk membantu. Kami kemudian membuat promo-promo dan membangkitkan kepedulian kastemer, yuk kita bareng bareng, gotong royong membantu TSTJ,” kata Liem.
Tak hanya itu, pihaknya juga menggandeng komunitas lari untuk bersinergi dengan membuat kampanye sebagai bentuk kepedulian terhadap TSTJ. Karena menurut Liem, TSTJ sangat melekat dan menjadi salah satu perjalanan kehidupan masyarakat Solo.
“Kadang sering kali mereka lupa, dngan event yang kita lakukan ini, kita bisa usaha memberikan donasi. Di mana tidak hanya sebatas formalitas memberikan donasi, namun juga kita kolaborasikan dengan kegiatan-kegiatan yang positif seperti berlari,” tutur Liem.
Teguh Prakosa mengatakan, donasi ini akan sangat berguna sekali bagi keberlangsungan hidup satwa di TSTJ. Nantinya, dana tersebut akan membantu mencukupi kebutuhan pakan satwa agar selalu tercukupi gizinya.
“Dana APBD Solo tidak dapat mengcover secara keseluruhan dalam menjaga keberlangsungan satwa di TSTJ. Makanya, dengan adanya bantuan ini akan sangat membantu pihak pengelola,” jelas Teguh.
Baca juga: Solo dan Yogyakarta Sinergikan Kalender Acara untuk Dongkrak Pariwisata
Direktur Utama Taman Satwa Taru Jurug, Bimo Wahyu Widodo menambahkan, pihaknya terus melakukan upaya untuk membuka donasi bagi satwa dan juga operasional TSTJ. Menurut Bimo, selama dibukanya kembali Taman Satwa Taru Jurug, pemasukan yang didapatkan untuk pakan satwa dan operasional belum dapat kembali seperti semula.
Untuk itu, Bimo sangat bersyukur dengan adanya bantuan dan donasi yang bisa digunakan untuk keberlangsungan satwa dan operasional TSTJ.
“Kalau untung belum rugi iya. Kan nggak mungkin operasional dua bulan bisa menutup kerugian selama 10 bulan, kan belum bisa,” tutup Bimo.
Editor: Ahmad Muhlisin

