31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaSOLOSetelah Anak-Anak Boleh...

Setelah Anak-Anak Boleh Masuk, Taman Satwa Taru Jurug Langsung Ramai Pengunjung

BETANEWS.ID, SOLO – Pengunjung Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) sangat antusias dengan diperbolehkannnya anak-anak masuk ke area wisata. Terbukti, pada hari pertama pemberlakuan aturan tersebut, salah satu obyek wisata di Solo tersebut langsung ramai pengunjung. Pantauan Betanews.id, Rabu (20/10/2021), banyak masyarakat yang membawa anak-anaknya berkunjung ke TSTJ untuk melihat satwa.

Direktur TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengungkapkan, sudah ada sekitar seribu pengunjung yang datang hingga Rabu siang. Meski tanpa batasan usia, Bimo menegaskan bahwa orang tua harus menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk bisa masuk ke dalam obyek wisata tersebut.

Salah satu keluarga menikmati waktu libur di Taman Satwa Taru Jurug Solo. Foto: Khalim Mahfur.

“Kalau soal kuotanya juga kita sesuai SE itu 25 persen. Kalau kami ini angkanya maksimal 20 ribu pengunjung untuk normal, jadi 5 ribu pengunjung dan itu sesuai dengan di Aplikasi Peduli Lindungi. Tapi kami membuat kebijakan internal, kalau sudah ada 3.000 pengunjung kami akan membuka tutup. Prinsipnya, jadi kalau sudah maksimal 3.000 yang di dalam dan sudah keluar, baru kita buka lagi,” tutur Bimo.

- Ads Banner -

Baca juga: Solo Kini Punya Delapan Mobil Listrik Wisata, Ini Rutenya

Selain itu, Bimo juga mengingatkan kepada pengunjung agar selalu aktif mengawasi anaknya. Meski pihak TSTJ kerap mengingatkan pengunjung dengan pengeras suara, tapi pengunjung juga harus mengawasi anggota keluarganya untuk tidak bergerombol. 

“Kalau mengenai protokol kesehatan itu harusnya satu yang kurang, yaitu silahkan bergerombol dengan keluarga tapi dengan kelompok yang lain bisa menjaga jarak itu,” ujarnya.

Hingga saat ini, wahana yang ada di TSTJ belum sepenuhnya dibuka lantaran butuh banyak persiapan.

“Nanti 2 sampai 3 hari lagi naik onta bisa dilaksanakan karena ini kan baru persiapan. untuk satwanya juga baru dibersihkan. Semoga hari Minggu itu sudah bisa berjalan secara maksimal untuk wahana mobil kelinci, wahana air, dan wahana lainnya,” kata dia.

Baca juga: Wisatawan di Solo Nantinya Bakal Disambut Atraksi Budaya Prajurit Keraton

Salah satu pengunjung, Deky Edo Prasetyo (32) mengaku senang bia mengajak anaknya berlibur. Sebelum dibolehkan, ia memang tidak bisa mengajak buah hatinya yang berumur tiga dan satu tahun untuk melihat binatang di tempat tersebut.

“Baru kali ini ngajak anak liburan. kadang juga sudah rewel ngajak main keluar tapi karena umur atau usai anak kan belum cukup jadi belum bisa diajak kemana-mana,” ujarnya.

Menurut Deky, masih banyak pengunjung TSTJ yang lalai dalam memakai masker. Namun, tidak sedikit pula yang sudah sadar dan menaati serta menjalankan protokol kesehatan.

“Ya khawatir nggak khawatir sebenarnya. Harusnya untuk pengelola bisa lebih mengetatkan pengawaan lagi. Mungkin dibuatkan pos untuk mengingatkan saat tidak taat prokes,” tandas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler