BETANEWS.ID, KUDUS – Momen liburan sekolah bebarengan dengan perayaan Natal dan Tahun baru (Nataru) 2025/2026 ini sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kudus menjadi dambaan wisatawan dari berbagai daerah. Tak terkecuali, wisata Joglo Dopang, yang berada di lereng Pegunungan Muria, tepatnya Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus yang kian diminati oleh pengunjung.
Apalagi destinasi yang ditawarkan di tempat wisata itu menyuguhkan keindahan alam yang laur biasa. Pengunjung dapat menikmati destinasi berupa kolam renang dengan melihat langsung pesona alam Muria yang masih asri.
Baca Juga: Libur Sekolah, Wisata Sumber Pelangi Soneyan Pati Diserbu Pengunjung
Owner Joglo Dopang, Heni Widyastuti menyampaikan, lonjakan pengunjung mulai dirasakan pada pertenghan Desember 2025. Ia mengkalkulasi peningkatan wisatawan yang datang ke tempat tersebut mengalami kenaikan 40-50 persen dibandingkan hari biasanya.
“Kalau dibandingkan dengan hari biasanya, tetap ada kenaikan lonjakan pengunjung, sekitar 40-50 persen. Tapi kalau dibandingkan dengan tahun lalu mengalami penurunan sampai 25 persen,” bebernya saat ditanya melalui aplikasi pengirim pesan, Sabtu (27/12/2025).
Sejauh ini, kata dia, pengunjung yang berdatangan ke tempat wisata itu masih didominasi wilayah eks-Karesidenan Pati. Meski demikian, pengunjung dari Jakarta, Bandung, dan sebagainya juga pernah menikmati wisata yang disuguhkan dengan konsep menyatu dengan alam tersebut.
“Seperti kemarin, Jumat (26/12/2025), ada sebanyak 230 orang berlibur di sini. Ini termasuk mengalami peningkatan, dari hari biasanya yang hanya berkisar 100 orang per harinya. Sedangkan kalau tanggal merah ada 300-an orang berkunjung,” terangnya.
Destinasi wisata yang menyuguhkan keindalam alam itu harga tiket masuk (HTM) dipatok Rp15 ribu untuk hari libur dan Rp10 ribu di hari biasa. Berbagai kalangan mulai remaja hingga orang dewasa serta keluarga disebut sangat tertarik dengan wisata yang ditawarkan di sana.
Terlebih kehadiran ruang penginapan sebanyak dua kamar yang tersedia membuat tempat itu semakin banyak diminati. Menurut Heni, dua kamar penginapan dihadirkan sebagai permintaan dari pengunjung yang ingin berlama-lama liburan di sana.
“Penginapan ini mulai kami sediakan sejak 23 Desember 2025 ini. Di dalamnya terdapat kamar mandi, mini dapur, bad, serta fasilitas AC untuk kenyamanan pengunjung,” ungkapnya.
Ia menyebut, harga per malam yang menginap di sana dibandrol dengan harga Rp500 ribu. Sejauh ini untuk peminat penginapan dari dalam kota sendiri, yang kebanyakan dari mereka tak mau untuk berlibur ke luar kota.
Baca Juga: Menjelajah Keindahan Pesona Air Terjun Tretes, Destinasi Wisata di Pati yang Wajib Dikunjungi
“Responnya bagus, sebagian besar dari mereka mengatakan nyaman dan tenang, jauh dari kata berisik. Alhamdulillah hingga 31 Desember 2025 penginapan sudah full booking,” jelasnya.
Ia berharap, tempat tersebut bisa menjadi destinasi favorit, utamanya lokasi renang dengan air bersih tanpa kaporit. Ia menyadari, meskipun pengunjung naik turun hal itu disebutnya wajar, karena mungkin ada tempat wisata baru. Sehingga pengunjung in ingin mencoba suasana liburan baru,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

