Sosialisasi Museum Kretek Sasar Komunitas

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus mengadakan kegiatan Sosialisasi Museum Kretek, di Hotel @home pada Senin (8/11/2021).

Kali ini, sosialisasi menyasar ke berbagai komunitas yang ada di Kudus. Di antaranya dalah, komunitas mobil, Youtuber, seninam, MGMP Sejarah hingga perangkat desa yang sudah menjadi Desa Wisata.

Peserta mengikuti Sosialisasi Museum Kretek. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga : Bupati Kudus Dorong Kunjungan ke Museum Kretek Masuk Dalam Kurikulum Sekolah

-Advertisement-

Kepala UPTD Musuem dan Taman Budaya pada Disbudpar Kudus Yusron menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut, merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat luas, untuk sama-sama mempromosikan potensi Museum Kretek lebih luas.

“Kalau kemarin sasarannya adalah siswa dengan program Museum Kretek Keliling ke sekolah-sekolah, kali ini targetnya adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat luas. Makanya peserta hari ini cukup beraneka ragam,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan, selain sebagai bentuk promosi, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada para peserta. Sehingga orang tidak hanya tahu dan mengenal museum saja, tetapi tidak tahu isinya.

“Kegiatan ini juga mempunyai tujuan untuk mengenalkan koleksi Musuem Kretek, jangan sampai orang hanya mengenal musuem, tapi tidak dengan isinya,” jelasnya.

Hartopo juga menjelaskan, Kabupaten Kudus memiliki sejarah panjang terkait rokok kretek. Dirintis oleh Nitisemito, produksi rokok kretek terus mengalami perubahan masa demi masa. Museum Kretek mengabadikan perkembangan rokok kretek di Kudus dari mulai dirintis hingga masa kini.

Hartopo meminta generasi muda mempelajari inovasi yang dilakukan para pengusaha dalam produksi rokok kretek. Pihaknya menyampaikan pengusaha rokok kretek mempertahankan cengkeh sebagai bahan khas rokok dari Kudus. Hingga kekhasan tersebut dikenal oleh khalayak luas.

Baca juga : Kepala SMAN 2 Bae Sebut Museum Kretek Keliling Bisa Jadi Alternatif Belajar Sejarah

“Generasi muda harus mengetahui, bahwa sejak dahulu pengusaha Kudus terus mengembangkan inovasi sehingga rokok kretek Kudus dikenal hingga manca negara,” paparnya.

Keseriusan bupati pun termasuk meminta para guru sejarah untuk memasukkan kunjungan museum ke kurikulum sekolah. Sehingga, para pelajar memahami dan mempelajari cerita dan alat produksi rokok dari masa ke masa. Diharapkan, para pelajar mendapatkan banyak inspirasi dari Museum Kretek.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER