BETANEWS.ID, KUDUS – Kepala SMAN 2 Bae, Saiful Bakri (59) menyambut antusias gelaran Museum Kretek Keliling yang menyambangi sekolah yang dipimpinnya itu, Jumat (1/10/2021). Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus itu bisa menjadi alternatif belajar sejarah di masa pandemi seperti ini.
“Saya mengapresiasi Disbudpar yang mengadakan acara seperti ini. Kegiatannya bagus, bisa jadi cara alternatif untuk masa pandemi saat ini,” ungkapnya.

Menurut Saiful, dalam acara yang diikuti siswa dari kelas X, XI, XII jurusan IPS ini bisa jadi tambahan pengetahuan bagi siswa di luar pelajaran sejarah yang diajarkan di sekolah.
Baca juga: Museum Kretek Keliling Ingin Tularkan Etos Kerja Nitisemito Pada Generasi Muda
“Jika biasanya untuk mempelajari museum, harus mengadakan pembelajaran di luar kelas dengan kunjungan langsung ke museum, dengan kegiatan ini siswa bisa belajar di dalam kelas dengan mempelajari sesuatu yang sama,” ujarnya.
“Dengan kegiatan in,i siswa bisa mendapatkan informasi mengenai sejarah Kudus secara rinci dengan pemaparan dari para ahli dan materi berupa vidio dan materi yang sudah disiapkan oleh narasumber,” jelasnya.
Baca juga: Museum Kretek Keliling ke Sekolah-sekolah di Kudus
Saiful berharap, ke depan kegiatan anjangsana ini bisa lebih dikembangkan lagi. Jadi tidak hanya SMA dan MA, tapi bisa menyasar ke SMP, SD, dan bahkan ke organisasi masyarakat. Sehingga bisa menjadi sarana edukasi untuk mengetahui sesuatu yang berniali sejarah yang terdapat di sekitar mereka.
“Saya harap dengan kegiatan ini bisa memancing jiwa nasionalisme anak-anak, sehingga bisa terus sama-sama melestarikan dan mengembangkan potensi lokal. Ini bagus untuk bekal kehidupan d imasa yang akan datang,” tandas Saiful.
Editor: Ahmad Muhlisin

