BETANEWS.ID, KUDUS – Mengantisipasi adanya lonjakan kasus covid-19 usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai mempersiapkan aturan khusus. Salah satunya adalah wajib menggunakan Aplikasi Pedulilindungi saat hendak masuk mal atau tempat wisata. Untuk warga luar kota, aturan ditambah dengan menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 dan menyerahkan hasil tes swab antigen.
“Mal dan wisata ada SOP (Standar Operasional Prosedur) terkat PeduliLindungi. Memang harus diterapkan itu. Yang dari luar kota bukan hanya PeduliLindungi saja, tapi juga harus ada keterangan bebas antigen,” kata Hartopo, Jumat (26/11/2021).
Dengan adanya aturan ini, Bupati Kudus HM Hartopo berharap petugas yang berjaga di mal dan tempat wisata, bisa menjalankan aturan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada lonjakan kasus lagi seperti beberapa waktu lalu.
Baca juga: Hadapi Libur Nataru, Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata
Antisipasi selanjutnya yang disiapkan Pemkab Kudus adalah pengecekan setiap pengendara yang akan memasuki Kudus di daerah perbatasan. Pengecekan ini berkaitan dengan hasil swab antigen yang jadi syarat perjalanan. Selain itu, nantinya juga ada tes swab antigen random terhadap warga luar daerah yang masuk Kudus.
“Harapan kami jangan sampai pulang ke kampung, cukup video call. Kita sendiri sudah ada sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di desa-desa. Saya keliling, supaya yang punya saudara, saat Nataru ini nggak usah pulang,” pesan Hartopo.
Namun, lanjut hartopo, bila ada warga yang pulang sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 saat Nataru, ketua RT wajib mendata orang tersebut. Pendataan ini berkaitan dengan status Covid-19 warga tersebut, dan harus punya surat keterangan tes antigen negatif Covid-19.
Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid saat Nataru, Polresta Solo Bakal Kawal Penerapan PPKM Level 3
Hal lain yang juga diterapkan adalah pengecekan protokol kesehatan di berbagai tempat oleh satgas Covid-19, hingga langkah testing, tracing, treatment yang kembali digalakkan.
“Harapan kami ini bisa mengantisipasi dan kita juga mendapatkan laporan setiap harinya,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

