BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang terlihat sedang menikmati semangkuk bakso di ruko depan SMA 1 Kudus, di Jalan Pramuka, Kelurahan Mlati Kidul, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus. tak hanya itu, beberapa pelanggan lain juga terlihat sedang bercengkerama sambil menunggu pesananannya jadi dan diantar ke meja mereka.
Di bagian lain warung, seorang perempuan dan laki-laki sedang menyiapkan bakso dan mie ayam yang dipesan para pelanggannya. Perempuan tersebut yakni Rita (28) pemilik dari Bakso Rusuk dan Mie Ayam Ceker Pramuka.

Usai melayani para pelanggan, Rina sudi menjelaskan kepada Betanews.id soal usaha kuliner yang dijalaninya sejak Septembar 2021 lalu itu. Warung Bakso ini ia rintis setelah usaha kulinernya di Solo ditutup karena ingin pulang kampung ke Kudus.
Baca juga: Bakso Horog-Horog di Kudus Ini Banyak Diminati, Sehari Terjual Hingga 250 Porsi
Menurutnya, alasan buka usaha makanan sejuta umat itu, karena bakso dan mi ayam tetap nikmat disantap siang dan malam.
“Itu usulan Kakak Ipar dan kami pun menyetujui usulan tersebut. Kami pun mantab jualan bakso dan mi ayam,” beber dia, Senin (22/11/2021).
Di tempatnya, ia menyediakan bakso rusuk dengan harga Rp20 ribu, bakso mercon dan bakso urat Rp15 ribu, dan bakso biasa Rp10 ribu.
“Bakso rusuk jumbo juga ada, harganya Rp 50 ribu per porsi. Sedangkan menu mie ayamnya ada mie ayam komplet, mie ayam bakso, mie ayam ceker serta mie ayam biasa. Untuk harga mie ayam dipatok mulai Rp 8 ribu sampai Rp 15 ribu per porsi,” rincinya.
Baca juga: Kuah Pedas Bakso Mercon Beranak di Rendeng Ini Bikin Banyak Orang Ketagihan
Dia bersyukur selama dua bulan berjualan, bakso rusuk dan mi ayam ceker miliknya lumayan laris. Pelanggan pun mulai berdatangan. Dalam sehari, kata Rina bisa menjual sekitar 100 porsi bakso dan mi ayam.
“Awal jualan dulu memang agak sepi, mungkin belum banyak yang tahu ya. Namun, sekarang pelanggan mulai berdatangan dan lumayan laris,” tandasnya.
Salah satu pembeli Fida mengaku cukup sering beli bakso di situ. Menurutnya Bakso Rusuk ini jarang sekali ada di Kudus. Sehingga ia tertarik untuk mencicipinya.
“Rasanya enak, dan beda dengan bakso kebanyakan,” tutup warga Kudus itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

