BETANEWS.ID, DEMAK – Museum Masjid Agung Demak menyimpan jejak sejarah Islam di Nusantara, salah satunya adalah Alquran yang ditulis Raden Maulana Makdum Ibrahim atau yang akrab dipanggil Sunan Bonang dengan tangannya sendiri.
Tulisan Alquran tersebut terdiri dari beberapa juz, mulai dari juz 15 hingga juz 30. Kitab Suci umat Muslim itu bisa dilihat oleh pengunjung Museum Masjid Agung Demak.

Baca juga : Kiai Kamal, Murid Sunan Gunung Jati yang Berandil Besar dalam Pembangunan Masjid Agung Demak
Takmir Masjid Agung Demak, Suaghio mengatakan, di Museum Masjid Agung Demak yang paling terkenal memang Alquran yang ditulis Sunan Bonang menggunakan tangan.
“Memang yang paling masyhur itu Alquran Sunan Bonang,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Kamis (4/11/2021).
Selain itu, juga terdapat gentong yang jumlahnya ada tiga. Terdapat satu gentong yang diletakkan di dekan makam dan dua gentong ditempatkan di museum.
“Gentong ini merupakan pemberian dari Putri Campa pada abad ke-14,” ujarnya.
Museum tersebut, sudah dikunjungi wisatawan tidak hanya dari dalam negeri saja, tetapi juga banyak dari luar negeri, seperti Asia, Arab hingga Eropa. Bahkan, beberapa pengunjung diketahui juga nonmuslim.
“Di sini juga ada beberapa yang berkunjung itu orang nonmuslim. Di sini sudah go internasional,” paparnya.
Baca juga : Masjid Sekayu, Masjid Tertua di Jateng yang Dibangun Sebelum Masjid Agung Demak
Dia menerangkan, selama pandemi, museum tersebut tak pernah tutup. Meski begitu, pengunjung yang datang terpaksa dibatasi agar taat dengan protokol kesahatan sesuai dengan aturan pemerintah.
“Kalau di sini memang tak pernah tutup, soalnya pengunjungnya sedikit,” ucapnya.
Editor : Kholistiono

