31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaTeknologiKursi Roda Elektrik...

Kursi Roda Elektrik Ciptaan Warga Kudus Ini Punya Banyak Fitur Canggih

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang merakit sebuah kursi roda berwarna hitam di depan rumah yang berada di Desa Getaspejanten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Dalam proses merakit, ia terlihat begitu cekatan untuk membuat kursi roda yang bisa berjalan secara otomatis itu.  Dia adalah Fikri Hanif Wijaya (24) pembuat kursi roda elektrik dengan kendali Joystick. 

Ditemui usai merakit, Hanif sapaan akrabnya menjelaskan, ia baru saja membuat kursi roda elektrik dengan beberapa fitur canggih, yang bisa membantu warga berkebutuhan khusus. 

Hanif sedang merakit kursi roda elektrik di depan rumahnya. Foto: Kartika Wulandari.

“Saya baru saja membuat kursi roda elektrik, dan proses pembuatannya ini menghabiskan dana Rp 18 juta dan memakan waktu hingga satu bulan. Itu sudah termasuk mulai dari perancangan, pembelian bahan, hingga merakit satu per satu sparepart,” ucapnya Rabu (13/10/21).

- Ads Banner -

Baca juga: Gibran Bakal Bantu Pemasaran Tempat Sampah Elektrik Karya Penyandang Disabilitas

Mahasiswa Lulusan teknik mesin Universitas Islam Indonesia itu menambahkan, fitur yang ada di kursi roda elektrik ini antaranya, ada fitur belok kanan, fitur belok kiri, fitur maju, fitur mundur, fitur putar balik, dan fitur berdiri. Sedangkan untuk joystick yang menjadi pengendali kursi roda elektrik, lanjut Hanif, ia letakkan di sisi kanan kursi roda.

“Untuk ketahanan baterainya, kursi roda elektrik ini bisa sampai 6 jam,” tambahnya.

Untuk kecepatan, Hanif menjelaskan, jalan kursi roda elektrik buatannya ini berjalan dengan kecepatan 15 sampai 20 kilometer per jam. Kursi roda itu pun bisa digunakan untuk jalan yang menanjak dan di trotoar. 

“Untuk jalan bisa maksimal 15-20 kilometer per jam. Kalau pertimbangan seperti itu di jalan trotoar sama tanjakan. Dan untuk beban muatan, maksimal saya hitungnya 80 kilogram,” jelas Hanif. 

Lalu untuk rencana ke depan, kursi roda buatan Hanif ini akan dipromosikan ke instansi-instansi kesehatan milik pemerintah daerah.

Baca juga: Keren! Udinus dan IPB Ciptakan Robot Pemetik Buah

“Ini prosesnya masih lama karena masih ada revisi. Kalau sudah jadi, kita punya rencana untuk promosikan ke dinas kesehatan sama dibantu pemdes ke dinas,” sambung dia. 

Sementara itu Kepala Desa Getas Pejaten, Kusnadi mengatakan, pemerintah desa akan mensupport karya pemuda desanya. Dengan demikian, diharapkan bisa membantu warga yang memiliki kebutuhan khusus. 

“Kita akan mempromosikan, nanti saya pengen menunjukan ke Pak Bupati, semoga Pak Bupati bisa ikut support produk lokal agar bisa unggul,” tandas dia.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler