31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaKulinerKalkun Frozen Food...

Kalkun Frozen Food Buatan Warga Undaan Ini Laris Banget, Sudah Kirim ke Berbagai Daerah

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan terlihat sedang memasukkan satu persatu bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai dan beberapa rempah-rempah yang sudah dihaluskan ke dalam wajan. Dengan cekatan, ia kemudian menumisnya sampai berbau harum dan matang. Setelah itu, ia tampak memasukkan potongan daging kalkun ke dalam tumisan itu.

Wanita bernama Sumarni (45) itu kemudian menambahkan air dan penyedap rasa ke dalam masakannya itu. Setelah ayam kalkun matang, ia pun membiarkan masakan itu dingin, karena nantinya daging itu akan dikemas menjadi makanan frozen siap saji.

Di temui di kediamannya yang berada di Desa Undaan Tengah Gang 3, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Pemilik Marni Kun mengatakan ia sudah membuat dan menjual makanan cepat saji ini baru tiga minggu.

- Ads Banner -

Baca juga: Cegah Kanker Hingga Turunkan Berat Badan dengan Olahan Kalkun di Resto Raos Eco

“Untuk pengujian rasa dan ketahanan sudah dilakukan sekitar 2019 dan setelah menemukan resep yang pas, saya baru berani menjual sekitar tiga mingguan ini,” jelasnya, Kamis (21/10/21).

Menurutnya, ide membuat frozen food ini dilandasi penjualan kalkun yang cukup sepi dan kemudian banyak yang mati. Masalah ini kemudian dilihat oleh Ketua Pelaksana PKUM Undip Cahya Setia Utama. Dari situ, Marni lantas dibimbing untuk mengemas daging kalkun agar bisa dijual dengan jangka yang cukup lama.

“Ide nya karena suami saya peternak ayam kalkun, setiap musim pancaroba itu penjualan sepi dan banyak ayam yang mati. Nah daripada mati, jadi saya dibina oleh Pak Cahya untuk mencoba mengolahnya menjadi makanan frozen,” ucapnya.

Berbagai varian olahan kalkun yang dijualnya itu seperti rica-rica kalkun, kalkun goreng sambal matah, kalkun goreng sambal terasi, kalkun tongseng, kalkun ungkep, dan sate kalkun.

“Olahan kalkun ini bisa bertahan 3 hari untuk penyimpanan di kulkas, dan bisa bertahan 3 hingga 6 bulan bila disimpan di frezer,” ungkap Marni.

Baca juga: Harga Sentuh Rp 5 juta per Ekor, Suyatno Bagikan Tips Sukses Ternak Ayam Kalkun

Kemudian untuk harganya, Marni menjualnya mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu. Baru tiga minggu berjalan, produk kalkun frozen buatan Marni sudah terjual hingga 500 pcs.

Lalu untuk penjualannya, Marni menjajakannya  di Instagram dan WhatsApp. Pelanggannya pun dari berbagai daerah seperti Jepara, Semarang, Bandung, dan masih banyak lagi.

“Untuk pengirimannya, kami usahakan 2×24 jam agar produk tetap aman sampai ke pembeli,” tandas Marni.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler