31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaSOLOPembinaan UMKM Jadi...

Pembinaan UMKM Jadi Fokus Perhatian Gibran saat Pandemi

BETANEWS.ID, SOLO – Sebagai wujud nyata apresiasi terhadap insan wirausaha Indonesia, bank bjb menggelar bjb Solo Local Festival di Kota Solo, di Swiss Bell Hotel, Selasa (21/09/2021). Rangkaian acara tersebut bertujuan untuk menjaring dan membina para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) wilayah Solo dan sekitarnya agar dapat memajukan usaha mereka hingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, pihaknya sudah banyak melakukan pembinaan bagi UMKM di Kota Solo. Kegiatan tersebut juga mendapatkan apresiasi oleh Pemkot Solo. Sehingga, bisa semakin memberikan sinergi untuk lebih dalam membina UMKM.

Baca juga : Dukung UMKM Solo Ekspor ke Mancanegara, Ini yang Dilakukan Gibran Bersama Shopee

- Ads Banner -

”Kehadiran Wali Kota ini juga memberikan rasa percaya diri bagi kami, untuk semakin memberdayakan UMKM di Solo ini,” kata Yuddy.

Dengan sinergi dari Pemkot Solo yang memberikan dorongan untuk membangkitkan UMKM, diharapkan para UMKM binaan dapat lebih berkembang.

”Kami juga ingin berpartisipasi dalam mewujudkan terciptanya Kota Surakarta yang semakin berbudaya yang modern, gesit, kreatif dan sejahtera,” katanya.

Bjb juga memberikan bantuan pembiayaan dengan total realisasi sebesar Rp 555 juta kepada tiga Debitur UMKM. Di antaranya adalah Faturohman Kusumasmoro, Pengusaha Batik di Serengan Solo, Debitur UMKM bank bjb Triyono, Peternak Kambing (Pola Kemitraan dengan PT Agro Investama), Esti Mulyanti, Perdagangan Ikan Asin Pasarlegi Solo.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh bjb tersebut. menurutnya, kegiatan ini memberikan kontribusi untuk mendorong pembinaan bagi UMKM.

”Apalagi di masa pandemi ini, Solo levelnya sudah turun menjadi level 3 dalam PPKM. Makanya sekarang sudah saatnya kita untuk memikirkan pemulihan ekonomi,” tutur Gibran.

Gibran menjelaskan, bahwa pembinaan UMKM menjadi salah satu fokus utama bagi Pemkot Solo. Terlebih bagi UMKM yang bergerak di sektor non esensial yang benar-benar terpuruk selama PPKM.

”Sudah saatnya kita bangkit kembali. Makanya dengan diberikan kredit UMKM dari bjb, ini sangat luar biasa. Kita berharap UMKM ini bisa survive dan sustain,” tuturnya.

Bjb Solo Local Festival ini, diharapkan membuat UMKM menjadi naik kelas melalui pembinaan yang telah dilakukan bertransaksi melalui transaksi QRIS, sehingga dapat menggunakan pembayaran non tunai.

”Mereka juga dibantu untuk memegang QRIS, ini bermanfaat untuk transaksi record dan cashless,” katanya.

Saat berkesempatan kunjungan pameran stand UMKM, Gibran menyempatkan berbelanja beberapa barang. Salah satunya adalah stand Kerupuk Ulam Sari. Bahkan, Gibran memborong kerupuk sampai membeli sekaleng penuh.

Baca juga : Ratusan UMKM di Solo Diajari Jualan Online

“Tadi beli kerupuk, 17 ribu tok yang mentah, biar digoreng sendiri di rumah. Yang jelas tadi saya lihat UMKM di kota Solo sudah lebih maju. Tadi yang jualan kerupuk saja packagingnya sudah sangat baik, sudah bisa digoreng sendiri atau bentuk sudah jadi,” ujarnya.

Umi Susilowati (30) yang memiliki usaha kerupuk Ulam Sari tersebut mengaku sudah lebih dari satu setengah tahun mengikuti program KUR dari bank bjb. Dirinya mengaku merasa terbantu dengan program tersebut

“Kita diberi kemudahan untuk modal usaha, ini salah satu kita modal dari bjb. Kalau untuk produksi sudah lama, dari tahun 1980-an, sudah generasi ke dua,” ujar warga Semanggi itu.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler