31 C
Kudus
Rabu, September 22, 2021
spot_img
BerandaKulinerNasi Tomat ala...

Nasi Tomat ala Bang Umar, Punya Perpaduan Cita Rasa Khas Arab, India dan Jawa

BETANEWS.ID, SOLO – Kota Solo memang salah satu kota yang menjadi gudangnya aneka kuliner yang patut dicoba bagi para pelancong. Salah satunya adalah Nasi Tomat.

Menu yang memiliki cita rasa khas ini, bisa dijumpai di Rumah Makan Sate Bang Umar yang berada di Jalan Veteran Nomor 145 Gading, Joyosuran, Pasar Kliwon, Solo.

Penyajian Nasi Tomat di Warung Bang Umar Solo yang miliki perpaduan cita rasa khas Arab, India dan Jawa. Foto: Khalim Mahfur.

Baca juga : Menikmati Puyuh Presto Pak Yam yang Jadi Idola Warga Solo, Rasanya Memang Bikin Nagih

- Ads Banner -

Nasi Tomat ini, memiliki perpaduan rasa khas nasi kebuli dari Arab dan nasi briyani dari India. Namun, hal itu sudah disesuaikan dengan selera lidah masyarakat Indonesia.

“Dulu waktu Menteri Luar Negeri Ali Alatas masih menjabat, istrinya menulis majalah menu. Lalu saya baca ada resep nasi tomat, nama kurang menarik tapi resepnya sudah saya racik sedemikian rupa dan saya sesuaikan dengan selera orang Indonesia,” tutur Umar Muhammad Marekan (71), Pemilik Rumah Makan Sate Bang Umar, Jumat (10/9/2021).

Umar mengungkapkan, menu Nasi Tomat tersebut tidak bisa dijumpai setiap hari di warungnya. Ia hanya membuat spesial pada hari Jumat. Umar mengatakan, bahwa menu tersebut sukses menjadi daya tarik di warungnya, selain menu gulai balungan yang menjadi andalannya.

“Kalau keadaan normal, bisa bikin 100 porsi. Tapi kalau lagi pandemi seperti ini, ya paling hanya bikin 50 porsi,” kata dia.

Nasi Tomat yang memiliki warna kecoklatan ini, dimasak dengan kuah daging kambing yang sudah diolah dengan resep khusus. Tak lupa, daging kambingnya juga ditambahkan di menu ini.

“Penyajiannya ditambahkan daging kambing, acar tomat, sama sambel goreng ati. Kalau daging kambingnya, masaknya selama dua jam di hari sebelumnya,” ucapnya.

Satu porsi Nasi Tomat, dibanderol dengan harga Rp 30 ribu saja, begitu pula menu lainnya seperti gulai, sate, serta tongseng. Pelanggan bisa memesan Nasi Tomat ini di hari sebelumnya, karena menu satu ini cukup diminati pembeli.

Baca juga : Menikmati Sate Kere Mbah Yem yang Legendaris di Kota Solo

“Di tempat saya, makan daging kambing tidak kolesterol karena di Arab makan daging sampai tua tidak kolesterol. Selain itu juga, karena resep rahasianya tadi, jadi tidak bau prengus,” ucapnya.

Karena itu, tak heran jika masakannya itu digemari oleh berbagai kalangan serta etnis. Rumah makan tersebut juga telah berdiri selama lebih dari 30 tahun dan dengan menunya ini, Umar sukses mempertahankan pelanggannya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 7 - Sejarah Kereta Api Pertama di Indonesia dan Reaktivasi Jalur Semarang-Lasem

Tinggalkan Balasan

30,414FansSuka
14,922PengikutMengikuti
4,321PengikutMengikuti
52,135PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler