BETANEWS.ID, SOLO – Warga di Pasar Kleco, Kecamatan Laweyan, Kota Solo terlihat berjajar rapi menunggu kedatangan Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan mengunjungi pasar tersebut. Dalam kunjungan itu, Jokowi dijadwalkan membagikan 500 paket sembako.
Namun, para warga tersebut kecewa, lantaran pria yang ditunggu-tunggu itu hanya lewat tanpa turun menemui warga. Padahal, mereka sudah cukup lama menanti presiden yang hari itu meninjau vaksinasi di SMA 1 Kartasura.

Kekecewaan mereka sedikit tergantikan saat bantuan sembako tetap diberikan oleh anggota Paspampres, TNI, dan Polri.
Salah satu pedagang jamu di Pasar Kleco, Parni (46) mengaku senang mendapatkan paket sembako tersebut. Bantuan itu akan ia gunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Cerita Husnaini, Pelajar yang Dapat Sepeda dari Jokowi Gara-gara Takut Jarum Suntik
“Buat sendiri, saya tadi nggak tahu baru nyampe pasar kok ada antre gitu. Nggak nyangka Pak Jokowi membagikan sembako,” ungkapnya.
Dirinya mengaku sudah pulang dari pasar, namun karena sesuatu hal dirinya kembali ke pasar lagi. Bahkan dirinya tidak mengetahui kabar bahwa Jokowi akan ke pasar Kleco.
“Saya jualan dari jam 7 sampe jam 10 di depan pasar biasanya jualan. Presiden ke sini nggak tahu, tadi saya udah pulang terus ke sini lagi,” ujar pedagang asal kelurahan Karangasem itu.
Senada, Istriya (45) juga mengaku senang mendapatkan bantuan sembako tersebut. Dirinya mengaku bahwa sebelumnya sudah ada pemberitahuan dari Lurah pasar bahwa Presiden Jokowi akan hadir.
“Senang. Alhamdulillah bisa membantu. Nggak nyangka. Harapan untuk Pak Jokowi semoga nanti ke depannya lebih baik lagi. Walaupun nanti ganti presiden tapi tetep bantuan masih jalan,” harapnya.
Namun meski sudah ikut mengantre, ada warga yang belum kebagian paket sembako tersebut. Hal itu membuat sebagian warga yang telah mengantre merasa kecewa.
“Saya tahunya dikasih tahu teman-teman yang sudah dapat. Ya, gimana ya kecewa, ya rodok loro (agak sakit). Rodok loro ra entuk, padahal udah antri,” ungkap Marsi penjual cabuk rambak.
Baca juga: Senangnya Warga Segaran Klaten, Rela Tak Sarapan untuk Sambut Jokowi dan Ganjar ke Desanya
Hal senada juga diungkapkan Mul, penjual gorengan yang juga merasa kecewa. Andaikan ia dapat bantuan sembako tersebut, akan ia gunakan untuk keperluan makan sehari-hari.
“Jane saget ngliwet, tapi malah mboten saget ngliwet. Saya sebenarnya dari tadi pagi jam 7 sudah tahu Pak Jokowi mau ke sini. Tapi datangnya jam berapa nggak tahu. Tahu-tahu tadi ada pembagian sembako itu lho, tapi malah nggak dikasih,” ucapnya.
Meski kecewa karena belum kebagian paket sembako, mereka berdua tetap mendoakan kebaikan untuk Presiden Jokowi.
“Harapannya ya Pak Jokowi jadi presiden terus. Mboten ndue duit jadi ndue duit mboten iso ngliwet dadi iso ngliwet. Panjang umur dan banyak rejeki, Pak Jokowi awet jadi Presiden,” harap Marsi.
Editor: Ahmad Muhlisin

