BETANEWS.ID, SUKOHARJO – Presiden RI Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di SMAN 1 Kartasura, Sukoharjo, Senin (13/9/2021).
Di tempat ini, ada ribuan siswa dari 8 sekolah yang berpartisipasi untuk mengikuti vaksinasi. Sedangkan untuk vaksin, ada 3 ribu dosis yang disiapkan untuk mempercepat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Ada momen unik saat siswa akan divaksin. Ketika itu, Jokowi bertanya kepada para siswa, siapa yang takut disuntik.

Baca juga : Senangnya Warga Segaran Klaten, Rela Tak Sarapan untuk Sambut Jokowi dan Ganjar ke Desanya
Ada pertanyaan seperti itu dari Presiden, sontak salah satu siswa yakni Husnaini Martawijaya (17) mengacungkan tangan dan menjawab jika ia takut suntik.
Mendengar jawaban seperti itu, kemudian Jokowi langsung memberikan hadiah sepeda kepada pelajar kelas XII MIPA 2 SMAN 1 Kartasura tersebut. Namun, syaratnya siswa tersebut harus berani disuntik vaksin.
“Tadi Bapak (Jokowi) tanya, siapa yang takut disuntik. Saya lalu spontan angkat tangan, terus ditanyain kenapa takut jarum suntik gitu. Ya udah saya jawab, saya dulukan pernah sakit, terus diinfus, tapi salah masuk sampai tiga kali. Jadi trauma sama jarum suntik,” ujarnya,Senin (13/9/2021).
Meski diberi hadiah sepeda, ketika divaksin Husna tetap takut dan bahkan sempat menjerit dan menangis.
Husna mengaku kesal, tapi juga senang. Menurutnya hal tersebut merupakan hal memalukan baginya. Ia mengira bakal disuntik pada akhir acara, namun dirinya disuntik saat awal acara.
“Kaget dan nyebelin, itu kan aib. Aku kan nggak suka sama jarum suntik, antara seneng sama malu sih. Sebenarnya saya mau disuntik, tapi maunya akhir, biar nggak kelihatan gitu lho. Ternyata pas di sini malah disuntik duluan, malah dilihatin teman-teman banyak,” ucapnya.
Dengan sepeda barunya itu, Husna mengaku akan menggunakanannya untuk bersekolah saat PTM.
“Kemungkinan sepedannya mau dipakai sendiri. Di rumah itu punya sepeda, tapi jarang dipakai. Kemungkinan dipakai buat sekolah sama muter-muter, tapi ya nggak tau sih ke depannya gimana,” kata dia.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kartasuran Dwi Ari Listiyani menyebutkan, bahwa serbuan vaksinasi pelajar ini diikuti oleh 3 ribu pelajar dari delapan sekolah. Adapun sekolah-sekolah tersebut di antaranya, SMAN 1 Kartasura, SMAN 2 Sukoharjo, SMK Pelayaran, SMK Harapan, SMA Muhammadiyah Al-Kausar, SMK Muhammadiyah Kartasura, SMK Prawira Marta dan SMK IT.
Baca juga : Temukan Sekolah di Klaten Tak Disiplin Prokes, Ganjar: ‘Kalau Tak Siap, Jangan Maksa PTM’
Listiyani juga mengatakan, bahwa simulasi PTM di sekolahannya bakal digelar pada Rabu esok. Vaksinasi tersebut merupakan salah satu persiapan digelarnya PTM ini.
“Hari Rabu simulasi pelaksanaan PTM terbatas, tapi Pak Presiden mengimbau yang sudah level 3. Ya tinjauan oleh beliau merupakan suatu kehormatan bagi kami keluarga SMAN 1 Kartasura,” tuturnya.
Editor : Kholistiono

