31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaKulinerJualan Pukis Toping...

Jualan Pukis Toping Kekinian di Kudus Ini Punya Omzet Jutaan Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Dua wanita dibalik gerobak warna oranye itu tampak berbagi peran untuk melayani pembeli. Ada yang sedang memanggang adonan pukis, ada juga yang bertugas memberikan toping pada pukis yang sudah dikemas.

Outlet yang berada di Jalan Pangeran Puger, Desa Demaan, Kecamatan/Kabupaten Kudus itu memang sedang ramai siang itu. Dari cerita Imsa Aksani (34), outlet yang baru buka tiga bulan lalu itu banyak disukai pelanggan karena menyajikan kue tradisional yang dipadukan dengan cita rasa kekinian.

Outet Pukis Kekinian dengan aneka toping di Desa Demaan. Foto: Kartika Wulandari.

Sani sapaan akrabnya menjelaskan, awalnya ia menjual pukis buatannya secara online dengan cara pre order. Melihat antusiasme pembeli, ia kemudian mendirikan outlet.

- Ads Banner -

Baca juga: Jasuke Kampus, Jajanan Hits di Depan UMK yang Laku 100 Cup Sehari

“Saya kan seorang ibu rumah tangga, lalu saya membuat kesibukan dengan cara menjual jajanan pasar, salah satunya pukis. Karena penjualan pukisnya bagus selama dua tahun, akhirnya saya coba buka lapak saja,” jelasnya, Sabtu (18/9/2021).

Menurut Sani, keunggulan produknya itu mempunyai banyak pilihan toping, seperti nanas, matcha, cokelat crunchy, cokelat meses, keju, dan tiramisu. Harganya juga tergolong terjangkau yakni  Rp 2 ribu per biji untuk rasa orisinal, dan Rp 2.500 jika menggunakan toping.

“Dulu awalnya per hari bawa tiga kilogram, terus lima kilogram, 10 kilogram, dan sekarang bisa 13 kilogram per hari,” jelasnya.

Kemudian untuk perbedaannya, lanjut Sani, yaitu ada pada pemberian topingnya. Jika biasanya toping diberikan sebelum matang. Di Pukis Kekiniaan diberikan setelah matang.

“Kalau dari pelanggan, mereka mengatakan pukis buatan saya mempunyai tekstur lembut dan topingnya yang kekinian,” tambahnya.

Baca juga: Jamu Coro, Minuman Khas Demak Ini Laris Manis Saat Pandemi

Di lapaknya itu, Sani julan di pagi dan sore hari. Untuk pagi mulai 7.00 hingga 09.00 WIB dan sore dari 15.00 hingga 17.00 WIB.

“Antusias warga Kudus benar-benar luar biasa. Sehari bisa meraup omzet hingga Rp 1.200,” ungkapnya.

Selain julalan sendiri, ia juga melayani reseller tanpa syarat apapun. Yang ingin jadi reseller bisa langsung datang ke outlet atau menghubungi nomor Whatsapp 0813 2935 0210.

“Yang mau pesan untuk hajatan atau keperluan apapaun juga bisa. Silahkan menghubungi nomor itu,” tandas Sani.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler