BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah dan jajarannya melakukan kunjungan ke Kabupaten Kudus pada Selasa (28/9/2021). Kedatangan mereka dalam rangka menjalankan pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada kabupaten/kota yang belum terdapat instansi vertikal BNN.
Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjend Pol Purwo Cahyoko mengatakan, selain silaturrahmi dengan Bupati Kudus dan jajaran, juga dalam rangka mendorong Inpres Nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN.
“Kegiatan ini termasuk mensosialisasikan hal yang berkaitan dengan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika. Ada tim assesment terpadu, serta kita menunjuk tim yang ada di Kudus, karena Kudus belum ada BNNK nya. Kami juga minta dukungan penuh pada bupati, agar bisa membackup kegiatan P4GN ini,” jelasnya.
Baca juga : Hartopo Ancam Bongkar Bangunan Liar di Lahan Pemerintah yang Membandel
Terkait rehabilitasi, Purwo Cahyoko mengatakan, bahwa pihaknya sudah mencoba dan sudah melatih personil RSUD. Pihaknya tinggal meminta dukungan atas kebijakan bupati, agar para petugas bisa menjalankan pekerjaanya untuk merehabilitasi di dalam daerah.
“Dukungan dan kebijakan bupati sangat berarti, kami telah mencoba dan melatih petugas dari RSUD. Ketika sudah ada backup full dari pemkab, mudah-mudahan ada rawat inap di RSUD, sehingga tidak perlu rehab ke BNNP lagi,” ungkapnya.
Purwo Cahyoko juga menegaskan, bagi masyarakat yang terlanjur menjadi pecandu narkotika agar segera melapor ke Polres atau melalui kantor Kesbangpol.
“Akan segera kita obati melalui rehabilitasi jika ada laporan, tidak akan kita proses lebih lanjut. Namun, jika tertangkap tentunya ada proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
Sementara itu, disinggung soal kesiapan Kabupaten Kudus, Bupati Kudus Hartopo mendukung penuh rencana BNNP untuk menjadikan Kabupaten Kudus sebagai salah satu Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).
“Pemkab Kudus akan siap memberikan dukungan penuh, sekaligus apresiasi terkait dengan adanya rencana BNNK di Kudus. Tentunya, kesiapan juga harus didukung dengan sarana dan prasarana penunjang, seperti kantor, tempat rehabilitasi dan lainya,” ungkapnya.
Bupati Hartopo juga memerintahkan koordinasi antara pihak terkait dengan pihak BNNP.
“Ini kan baru audiensi, saya perintahkan dari kantor Kesbangpol untuk terus koordinasi secara intens dengan BNN. Sehingga nantinya dapat terwujud apa yang kita harapkan ke depanya,” imbuhnya.
Baca juga : Hartopo Sebut Keharmonisan Jadi Kunci Cegah Korupsi
Bupati berharap, Kabupaten Kudus menjadi wilayah yang selalu aman dan kondusif, utamanya dari peredaran narkotika.
“Harapan kami, semoga Kabupaten Kudus selalu menjadi wilayah yang aman dan kondusif, tidak ada peredaran narkotika di sini. Mengingat, kita tidak punya pelabuhan yang biasanya penyelundupan narkotika umum dilakukan melalui jalur laut,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

