31 C
Kudus
Senin, Oktober 25, 2021
spot_img
BerandaKUDUSDua Pekan ke...

Dua Pekan ke Depan Ada Operasi Patuh Candi di Kudus, tapi Tidak Ada Penilangan

BETANEWS. ID, KUDUS – Operasi Patuh Candi 2021 kembali digelar di Kabupaten Kudus selama dua pekan ke depan. Selama kegiatan yang berlangsung dari 20 September hingga 3 Oktober 2021 itu, pihak kepolisian tidak akan menilang pengendara.

Kapolres Kudus Aditya Surya Dharma mengatakan, Operasi Patuh Candi 2021 merupakan satu upaya kepolisian dalam rangka menciptakan kondisi kemanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan operasi yang dilakukan pun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, pihaknya akan mengedepankan pola preemtif dan preventif. Artinya, penindakan tidak berorientasi pada Gakkum lantas atau tilang, dan lebih berupa tindakan simpatik humanis.

- Ads Banner -

Baca juga: Hartopo Targetkan Vaksinasi di Kudus Capai 50 Persen

“Dengan mengedepankan metode preemtif dan preventif juga bertujuan untuk menurunkan level PPKM di masing-masing wilayah,” ungkapnya, saat memimpin apel Operasi Patuh Candi 2021 di lapangan Mapolres Kudus, Senin (20/9/2021).

Hingga saat ini, lanjut Aditya, pemerintah masih terus berjuang menurunkan angka penyebaran Covid-19 dengan berbagi kebijakan. Mulai dari pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan hingga percepatan pemberian vaksinasi.

Baca juga: Jam Operasional Truk yang Melintasi Jalan Kudus-Purwodadi Akan Dibatasi

Dengan adanya operasi patuh candi, Aditya berharap masyarakat bisa selalu mematuhi protokol kesehatan. Ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Laksanakan lah tugas dengan tanggung jawab serta bertindaklah humanis. Dengan mempedomani standar operasional protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,023PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
62,220PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler