BETANEWS.ID, KUDUS – Novi Mairani (31) terlihat sedang memasukkan telur rajungan dan bumbu ke dalam sebuah wadah. Kemudian, dia menata adonan di atas daun pisang yang sudah dibersihkan sebelumnya. Tangannya terlihat terampil membungkus adonan dengan cepat dan rapi.
Setelah terkumpul, ia lantas mengangkat dan memasukkannya dalam panci untuk dikukus. Tak butuh lama, yakni sekitar 20 menit, ia lantas mengangkat pepes itu saat baunya tercium harum. Aktivitasnya siang itu ternyata masih berlanjut dengan memanggang pepes di atas teflon hingga berubah warna kecokelatan.
Usai menyelesaikan pekerjaannya, Novi menceritakan, usaha itu bermula saat ia melihat peluang bisnis jualan pepes telur rajungan yang jarang sekali ada di Kudus.setelah membuat dan mengunggahnya di media sosial, ia makin semangat karena para tetangganya pada tertarik dengan olahan makananya itu.
“Karena harga kepiting di Kudus cukup mahal, saya kemudian cari-cari pemasok kepiting dari Facebook. Alhamdulillah saya dapat orang yang mau bekerja sama dengan saya yaitu orang Juwana dan Rembang,” ujar warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus itu.
Baca juga: Berawal Dari Story Whatsapp, Nanik Kebanjiran Order Nasi Kebuli
Novi menjelaskan, pepesnya banyak digemari karena rasanya yang pedas dan gurih, sehingga cocok dinikmati dengan nasi hangat. Untuk bumbu pepesnya, ia mendapatkan resep dari ibunya yang berprofesi sebagai pedagang makanan.
“Bumbunya sama dengan pepes biasanya, namun ada tambahan bumbu rahasia yang mempengaruhi kelezatan pepes telur rajungan saya,” ujarnya, Sabtu (31/7/2021).
Agar peminatnya terus bertambah, Novi juga sering mengunggah olahan pepes telur rajungan miliknya ke Facebook. Untuk melayani pembeli, ia menggunakan sistem Cash On Delievery (COD), tapi hanya untuk area Kecamatan Kudus saja. Sedangkan untuk luar kota, ia belum menemukan cara yang pas untuk mengirim produknya.
Selain menjual pepes telur rajungan, ia juga menjual ketam daging rajungan. Novi menambahkan, jika posisi beku, ketam daging rajungannya bisa bertahan hingga satu minggu.
Baca juga: Kepiting Cangkang Lunak yang Tak Pelit Isian Daging Ini Terjual Hingga 500 Boks Sebulan
Untuk harganya, Novi menjual pepes telur rajungan Rp 10.000 per bungkus berisi 6 pepes. Sedangkan ketam daging rajungan harganya Rp 10.000 per bungkus isi 3 ketam dilengkapi dengan saus tomat dan sambal kacang yang ia produksi sendiri.
“Untuk ketam daging rajungannya ada yang versi premium. Semuanya tergantung permintaan dari pembeli. Untuk pemesanannya bisa langsung melalui nomor WhatsApp saya 0877 2839 7949,” tandasnya.
Penulis: Nurul Islamiyah (Mahasiswa Magang IAIN Salatiga)
Editor: Ahmad Muhlisin

