31 C
Kudus
Rabu, September 22, 2021
spot_img
BerandaKomunitasLewat Cupping Kopi,...

Lewat Cupping Kopi, Komunitas Explore Kedai Ingin Naikkan Nama Kopi Muria

BETANEWS.ID, KUDUS – Di dalam kedai kopi Warkoba yang berlokasi di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, terlihat beberapa orang sedang mencicipi kopi secara bergantian. Setelah mencecap, mereka mengutarakan pendapatnya terkait kopi yang baru saja dicoba. Kegiatan yang sedang berlangsung itu adalah observasi rasa atau cupping kopi yang diadakan oleh Komunitas Explore Kedai Kudus.

Pengurus Komunitas Explore Kedai Kudus, Islahul Muttaqin menjelaskan, untuk jenis kopi yang dicoba kali ini adalah kopi arabika tempur Jepara yang diroasting Kopioteng. Ada empat varian hasil roasting kopi dengan biji kopi yang sama, petani yang sama, dan dipanen di waktu yang sama.

Anggota Komunitas Explore Kedai sedang mencicipi kopi. Foto: Kartika Wulandari.

“Untuk gelas pertama merupakan kopi light, gelas kedua light to medium, gelas ketiga medium, dan gelas terakhir medium to dark. Untuk hasil diskusi cupping tadi, peserta banyak yang memilih gelas ke 2 dan 3,” beber dia, Kamis (26/8/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Kopi Muria Wilhelmina Ikuti Pameran Produk Unggulan di Jakarta

Dalam kegiatan tersebut, ada 20 pemilik kedai kopi dan barista yang hadir. Mereka berasal dari Kudus, Jepara, dan Pati. Karena masih pandemi, lanjut Islah, untuk kegiatan yang berhubungan dengan kerumunan belum dia aktikan lagi. Sementara untuk kegiatan cupping kali ini juga dibatasi pesertanya.

“Selama didirikannya Komunitas Explore Kedai awal 2021, kegiatan cupping ini sudah 4 kali kita selenggarakan,” ucapnya.

Baca juga: Punya Ciri Khas, Kopi Muria Akan Dimasukkan dalam Ensiklopedi Kopi Indonesia

Islah berharap, dengan adanya kegiatan cupping seperti ini bisa memberikan dampak yang baik untuk menaikkan nama kopi dari Pegunungan Muria. Ia juga memiliki target untuk menjadikan kopi sebagai salah satu ikon Kabupaten Kudus.

“Kita ingin mengenalkan Kudus sebagai Kota Kopi. Kemudian, branding kopi lokal kita juga setidaknya minimal bisa bersanding dulu dengan kopi yang sudah berkembang pesat. Syukur bisa seperti Jawa Barat, Sumatera, ataupun Sulawesi,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Lipsus 7 - Sejarah Kereta Api Pertama di Indonesia dan Reaktivasi Jalur Semarang-Lasem

Tinggalkan Balasan

30,414FansSuka
14,922PengikutMengikuti
4,321PengikutMengikuti
52,135PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler