BETANEWS.ID, PATI – Bencana kekeringan di sejumlah wilayah di Kabupaten Pati mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan. Salahs atu yang tergerak untuk membantu adalah komunitas vespa Skuteran Pati.
Dengan mengendarai vespa kesayangan, mereka berbondong-bondong ke beberapa wilayah untuk menyalurkan air bersih, salah satunya ke Dukuh Gendoan, Desa Sarimulyo, Kecamatan Winong, Pati. Membawa dua mobil tangki, mereka menyalurkan air bersih kepada warga desa yang membutuhkan.
Usai memberikan bantuan air bersih di Sarimulyo, mereka kemudian beranjak ke wilayah lainnya yang membutuhkan bantuan air bersih, yaitu di Desa Dororejo, Kecamatan Tayu, Pati.
Baca juga: 37 Ribu Jiwa di Pati Terdampak Kekeringan
”Bantuan air bersih ini memang sudah diagendakan oleh teman teman Scooterist Pati, termasuk titik wilayah kekeringan yang akan diberikan bantuan,” ujar Gugi Widya, Ketua Skuteran Pati, Selasa (19/9/2023).
Menurutnya, pemberian bantuan air bersih tersebut dilakukan usai melihat banyaknya wilayah Kabupaten Pati yang mengalami kekeringan. Lebih dari 60 desa yang tersebar di 12 kecamatan mengalami kekeringan.
”Untuk sumber dana adalah kita swadaya sendiri bersama teman-teman skuteris Pati. Rencananya Skuteran Pati menyiapkan dua puluh tangki air bersih guna membantu warga yang terdampak kekeringan di Pati,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, bencana kekeringan ini segera berakhir. Sebab, selain kekeringan, warga juga harus menghadapi melonjaknya harga beras di musim kemarau.
Baca juga: Meski Kekeringan Meluas, Pj Bupati Pati Belum Berencana Tetapkan Status Darurat Bencana
Sementara itu, warga Desa Sarimulyo, Oktavianus, menyambut baik aksi tersebut. Menurutnya, bantuan air bersih dua tangki bisa memenuhi 30 hingga 50 kepala keluarga di wilayah tersebut.
”Di Desa Sarimulyo terdapat delapan perdukuhan, dan dua di antaranya mengalami bencana kekeringan terparah. Dua wilayah perdukuhan ini memang terparah, rata-rata empat hingga lima tangki, dan untuk Desa Sarimulyo sepuluh tangki,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

