BETANEWS.ID, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengklaim jika tingkat kesembuhan penyintas Covid-19 di Kota Semarang menyentuh angka 94 persen. Tingkat kesembuhan yang relatif tinggi itu, salah satunya disebabkan oleh vaksin.
“Rata-rata yang sudah vaksin kemudian kena mereka lebih cepat sembuh,” jelasnya, Jumat (16/7/2021).
Meski demikian, dia mengakui jika sampai saat ini penderita Covid-19 di Kota Semarang belum ada tanda-tanda penurunan yang signifikan. Bahkan, lanjutnya, sejak Lebaran kenaikan kasus Covid-19 di Semarang mencapai 800 persen. “Angka penurunan masih landai,” ujarnya.
Baca juga: OJK Jateng-DIY Sediakan 59.500 Vaksin untuk Nasabah dan IJK
Dia menargetkan, dalam tempo dua hingga empat hari mendatang jumlah penderita bakal menurun meski jumlah penderita Covid-19 di Ibu Kota Jawa Tengah itu sampai hari ini masih berimbang.
“Penderita dan tingkat kesembuhan masih berimbang tapi sudah lebih baik dari 3 minggu lalu yang kasusnya masih tinggi dan kesembuhannya relatif sama,” katanya.
Dia optimis jika vaksinasi bisa berjalan dengan lancar, target pencapaian vaksinasi untuk dosis pertama mencapai angka 70 persen bisa dicapai oleh Pemerintah Kota Semarang dalam dua bulan kedepan.
“Sedangkan untuk menyelesaikan dosis kedua ditargetkan pada bulan Desember,” imbuhnya.
Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun Dimulai, Ganjar: ‘Ini Bagus untuk Persiapan Belajar Tatap Muka’
Dengan banyaknya warga yang tervaksin tentu akan mengurangi tingkat kesakitan dan mempercepat tingkat kesembuhan pasien yang terkonfirmasi. Menurutnya, vaksinasi merupakan salah satu hal yang mempengaruhi tingkat kesembuhan di Kota Semarang.
“Tingkat kesembuhan di Kota Semarang mencapai 94 persen,” tandas Hendi.
Editor: Ahmad Muhlisin

