BETANEWS.ID, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah menyelenggarakan vaksinasi untuk pegawai, keluarga, dan nasabah Industri Jasa Keuangan (IJK) di Jawa Tengah.
Kepala OJK Regional 3 Jateng-DIY, Aman Santosa mengatakan, target vaksinasi sebanyak 59.500 orang dimulai di Semarang dari 13 sampai 16 Juli 2021. Vaksinasi ini diperuntukkan bagi warga yang berdomisili di Kota Semarang dan sekitarnya.
“Sisanya akan diselenggarakan di seluruh kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah pada pekan ke-3 dan ke-4 bulan Juli 2021,” jelasnya, Rabu (14/7/2021).
Baca juga: Usul Pertanggungjawaban Vaksinasi Diserahkan ke Gubernur, Ini Alasan Ganjar
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari launching program vaksinasi secara nasional di Jakarta pada 16 Juni 2021 yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
“Sesuai arahan Presiden pada peresmian vaksinasi sektor jasa keuangan Juni lalu, Industri jasa keuangan diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi Covid untuk mempercepat terbentuknya herd immunity,” katanya.
Menurutnya, percepatan vaksinasi bagi IJK tersebut mengingat sektor jasa keuangan merupakan hal pentimg. Mengingat, IJK jadi salah satu sektor essensial penopang perekonomian yang beroperasi secara terbatas pada masa pandemi ini. Sehingga, pegawai memiliki risiko penularan Covid-19.
Baca juga: Vaksinasi di Holy Stadium Ciptakan Kerumunan, Ganjar: ‘Kaya Gini Ini Bahaya’
“Kecepatan dan keberhasilan dari vaksinasi Covid akan sangat menentukan upaya pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.
Dengan terbentuk herd immunity, lanjutnya, industri jasa keuangan diharapkan dapat mengoptimalkan perannya dalam membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 untuk dapat bangkit kembali dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kegiatan vaksinasi ini, dimulai di Semarang, daerah-daerah yang lain akan menyusul,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

