31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

Sepi Penumpang Sejak Ada PPKM, Tukang Becak di Solo Semringah Dapat Bantuan Telur

BETANEWS.ID, SOLO – Dalam rangka membantu warga yang terdampak Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Kopral Pur Bagyo, Pembina Fisik Politeknik AKBARA Surakarta bersama unit kecil AKBARA melakukan aksi bantuan sosial berupa pembagian telur rebus di area jalan Gladag, Solo.

Bantuan tersebut diberikan kepada para tukang becak yang mengalami penurunan jumlah penumpang sejak PPKM. Menurut Bagyo, telur tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat sebagai menu sarapan yang mempunyai cukup gizi.

Alhamdulillah kita awali pagi hari ini, kegiatan pertama untuk bagi-bagi rejeki. Memang tidak seberapa bagi kita, hanya berupa telur dan garam, masker, dan air kehidupan. Harapan saya itu sebagai obat juga sarapan,” ujarnya, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Pemkot Solo Distribusikan Bantuan 200 Tabung Oksigen ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Dirinya mengatakan, kegiatan tersebut kedepannya akan dilakukan di tempat-tempat lainnya dengan jumlah yang ditambah.

“Harapan kami menggugah kepada rekan-rekan yang mempunyai rezeki bisa berbagi, minimal ke tetangga atau ingin mendonasikan telur, serahkan kepada saya, Kopral Bagyo. Akan kami bagikan kepada bapak-bapak tukang becak atau saudara kita,” kata dia.

Bagyo menambahkan, kegiatan yang pertama kali ia lakukan ini menggunakan uang pribadi miliknya. Namun, dirinya membuka donasi untuk msayarakat yang ingin membantu aksinya tersebut. Menurutnya, telur dengan garam merupakan hal yang sederhana namun menurutnya cukup untuk memenuhi gizi dengan harga yang cukup terjangkau di semua kalangan.

“Tujuan telur dan garam itu memang sepele tapi itu salah satu obat juga. Karena rekan-rekan saya yang diopname, saya tanya bisik-bisik, makananmu opo? Dia jawab telur sama garam, obat obatan sama buah buahan. Nah itu aja,” ucapnya.

Saat pembagian telur tersebut, dirinya laksanakan dengan menaati protokol kesehatan. Sebelum pembagian, dirinya juga mengajak para pengemudi becak melakukan olahraga ringan dengan tetap menjaga jarak.

Baca juga: Stok Vaksin di Solo Menipis, Vaksinasi Lebih Difokuskan di Faskes dan Rumah Sakit

Salah satu tukang becak, Mingan mengkaku senang dengan bantuan makanan berupa telur rebus tersebut. Menurutnya, hal tersebut dapat membantu sekedar untuk mengganjal perut di tengah PPKM yang berdampak pada penumpangnya.

“Membantuu, buat ngisi perut karena belum ada tarikan ya, sepi karena PPKM. Nggak ada tamu dari luar jadi sepi nggak ada penghasilan. InyaAllah ini membantu, sekedar untuk mengganjal perut,” kata dia.

Dirinya berharap kedepannya bantuan sosial berupa makanan tersebut dapat berupa nasi dengan lauk lainnya. Dirinya juga mendoakan Kopral Bagyo agar diberi rezeki oleh Yang Maha Kuasa.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER