BETANEWS.ID, KUDUS– Demi meringankan beban masyarakat akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pemerintah pusat gelontorkan berbagai bantuan. Di antaranya Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Di Kabupaten Kudus penyaluran bantuan tersebut saat ini terealisasi 68,53 persen.
Kepala Dinas Sosial Kabupatan Kudus yakni Mundir mengatakan, di Kudus BST tahap lima dan enam sudah mulai disalurkan. Alokasinya ada 15.571 jiwa. Dari jumlah tersebut, sampai hari Rabu (28/7/2021), tercatat warga Kudus yang sudah menerima BST sudah ada 10.671 jiwa.
Baca juga : Pemkab Kudus Percepat Distribusi Bansos untuk Warga yang Terdampak Covid
“Berarti sudah 68,53 persen yang sudah terima BST. Sisanya, penyaluran akan diselesaikan segera. Sebab, target selesai penyaluran tanggal (30/7/2021),” ujar Mundir kepada awak media, Kamis (29/7/2021).
Mundir mengungkapkan, alokasi BST setiap penerima akan dapat bantuan Rp 600 ribu per jiwa. Yang akan diberikan dua kali selama dua bulan, masing – masing Rp 300 ribu. Untuk penyalurannya, tutur Mundir, melalui kantor POS Indonesia. Sedangkan untuk pemberitahuannya, biasanya melalui pihak desa setempat.
“Sehingga, penerima bisa mengambil BST tersebut di Kantor Pos Indonesia terdekat,” jelasnya.
Lebih lanjut Mundir menjelaskan, bahwa pendataan warga penerima BST dilakukan oleh pihak Kemensos RI. Ia pun mengaku, pihak Dinsos Kabupaten Kudus tidak tahu menahu kriteria siapa saja warga Kudus yang berhak menerima BST tersebut.
“Semuanya pendataan untuk BST langsung dari Kemensos RI. Kami hanya dikoordinasikan dan mendapatkan perintah,” tandasnya.
Mundir pun merinci alokasi penerima BST tiap kecamatan di Kudus. Kecamatan Kota warga yang dapat BST ada alokasi 2167, yang terealisasi 1923 jiwa. Kecamatan Bae ada alokasi 1947 sedangkan realisasinya baru 1520 jiwa. Dawe alokasi ada 2021 baru terealisasi 1489 jiwa.
Kecamatan Gebog alokasi 1240 dan yang terealisasi baru 276 jiwa. Kecamatan Kaliwungu jumlah alokasi ada 1303 baru terealisasi 757 jiwa. Kecamatan Jati alokasi ada 2029, realisasinya baru 1537 jiwa. Undaan alokasi untuk 1442 orang, terealisasi 853 jiwa.
Baca juga : Pemkab Kudus Akan Refocusing Lagi Anggaran untuk Bansos
“Sedangkan Kecamatan Mejobo alokasi 1205 terealisasi 651 jiwa. Kecamatan Jekulo alokasinya ada 2217 yang sudah terealisasi 1665 jiwa,” rincinya.
Di pun berharap, BST bisa tepat sasaran. Penerima benar – benar orang yang membutuhkan. “Semoga saja BST bisa meringankan beban warga Kudus yang terdampak pandemi,” harapnya.
Editor : Kholistiono

