Gibran Merasa Terbantu dengan Program TMMD di Wilayahnya

BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo. Berbeda dengan tampilan biasanya, Gibran terlihat kenakan setelan jas pada kesempatan itu.

Gibran merasa senang dengan adanya program TMMD tersebut. Ia berharap, perbaikan talud dan RTLH yang dilakukan TNI, dibantu Polri serta masyarakat di Kelurahan Pajang bisa diselesaikan sesuai target.

“Luar biasa sekali. Semoga nggak hujan terus tiap hari, supaya tetep kering. Kalau curah hujan nggak bisa kita prediksi, tadi sudah ada antisipasi pompa air, dibendung juga,” ujarnya, Kamis (1/7/2021).

Baca juga : TMMD di Kelurahan Pajang Solo, TNI Bangun Talud dan Bank Sampah

Gibran juga mengimbau kepada para pekerja untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Imbauan tersebut terus ia suarakan, karena dikabarkan beberapa waktu lalu ada anggota tenaga yang terkena Covid-19.

Dandim 0735/Surakarta yang juga bertugas sebagai Dansatgas TMMD Letkol Inf Wiyata S Aji menyampaikan, jika sempat ada anggota yang terkena Covid-19. Namun pihaknya sudah menggantikan anggota tersebut. Ia menegaskan, protokol kesehatan selalu diterapkan.

-Advertisement-

“Petugas sekarang ada 110 anggota, selain itu juga ada bantuan dari warga. Pengerjaan juga kita bagi menjadi 3 waktu, ada yang pagi, siang dan malam,” katanya.

Kendala yang dihadapi selama pengerjaan talud, menurutnya adalah tingginya debit air, curah hujan yang tinggi serta banyaknya sampah. Untuk mengatasinya, pihaknya mendapatkan pinjaman berupa pompa air dari PU.

Ketua Tim Wasev PJO Wasintel Kasad Brigjend TNI Taufan Gestoro menambahkan, bahwa secara keseluruhan, pengerjaan mencapai 75 persen. Ia berharap pengerjaan dapat selesai sesuai target, yaitu tanggal 14 Juli mendatang.

Baca juga : Gapoktan Desa Gondoharum Minta Tambahan Jalan yang Belum Terealisasi Saat TMMD

“Saya lihat bagus, masyarakat guyub, akur, kerja sama dengan kepolisian dan masyarakat percepatan kegiatan,” ujarnya.

Ia mengatakan, sebelumnya perencanaan dilakukan dari bawah. Menurutnya hal tersebut dapat untuk menentukan kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER