31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Dapat Bantuan Alsintan, Gibran Bakal Kembangkan Program P2L Kementan Secara Merata

BETANEWS.ID, SOLO – Dalam kunjungannya ke Kota Solo, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) senilai Rp 1,7 miliar untuk petani di Solo. Bantuan tersebut, diterima secara simbolis oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota pada Jumat (30/7/2021).

Bantuan alsintan yang diserahkan Mentan tersebut, berupa satu unit power thresher multiguna, lima unit condivator, 70 paket program P2L dan satu unit green house. Selain itu, Yasin Limpo juga memberikan benih tanamam serta bibit pohon pisang.

Yasin Limpo mengatakan, jika Kota Solo merupakan salah satu kota yang menjadi barometer di berbagai bidang.

-Advertisement-
Bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian untuk petani di Solo. Foto: Khalim Mahfur.

Baca juga : PPKM Level 4 Diperpanjang, Gibran Beri Kelonggaran Sektor Usaha di Solo

“Solo merupakan salah satu kota yang menjadi barometer dari berbagai akselerasi ekonomi, sosial dan pemerintahan di Indonesia. Hal ini selaras dengan proses proses-proses akselerasi ekonomi maupun sosial di Kementan,” kata Yasin.

Menurutnya, meskipun di Solo tidak mempunyai lahan pertanian yang luas, tetapi bertani dengan teknologi sekarang tidak harus menggunakan lahan yang besar. Bahkan, bertani bisa dilakukan dalam ruangan.

“Dengan bantuan power thresher ini, bisa digunakan pada lahan bedengan,” ujarnya.

Tidak hanya pertanian, menurutnya, konsep jamu-jamuan dan obat-obatan herbal maupun untuk kebutuhan kosmetik juga mulai dikembangkan di Solo dalam bentuk tanaman hortikultura.

“Kementan akan mencoba mendukung program pertanian yang ada di Solo ini, terutama program rakyat yang bisa dilakukan di Solo,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, selama ini Kota Solo memiliki modal kuat terhadap perkembangan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kementan. Karena itu, Pemkot Solo akan mendukung upaya pengembangan urban farming.

“Kami punya konsep mengembangkan tanaman pangan dan rempah-rempah sebagai identitas Kota Solo. Karena itu, Program P2L Kementan akan kita terapkan secara merata dan berkelanjutan,” ujar Gibran.

Gibran juga menyampaikan terima kasih atas perhatian besar Kementan terhadap kegiatan pertanian di wilayah perkotaan Solo. Gibran berharap, jajaran kementerian terus melakukan pendampingan dan pelatihan melalui berbagai bimbingan teknis.

“Untuk pertanian ada juga rencana ATM beras, dan lain lain. Kemudian, memaksimalkan lahan-lahan di tiap-tiap kelurahan,” imbuhnya.

Baca juga : Serapan Gabah Petani Rendah, Bulog Jateng Sebut Kualitas Gabah Petani Tidak Terlalu Bagus

Sedangkan, Kepala Dinas Pertanian Solo Aryo Widyandoko menambahkan, bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian akan diserahkan kepada kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Solo.

Aryo mengatakan, saat ini Solo masih memiliki 57 hektare lahan pertanian yang tersebar di beberapa kelurahan. Di antaranya, Kelurahan Karangasem dan Kelurahan Jajar serta di Kecamatan Laweyan.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER