BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita terlihat sedang membersihkan satu persatu belimbing wuluh. Setelah dirasa bersih, ia pun memasukkan buah itu ke dalam blender dengan menambahkan sedikit air. Rupanya, wanita bernama Ramuna Putri Widyastuti (24) itu sedang membuat Sirop Belimbing Wuluh Ramuna.
Di kediamannya yang berlokasi di Desa Singocandi, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, ia menjelaskan usaha yang digelutinya sejak Juni 2020. Dirinya mulai membuat usaha sirop belimbing wuluh sejak tak lagi jadi guru tari di SMP 1 Mejobo karena ada pandemi.

“Jadi kesibukan saya biasanya adalah guru ekstrakulikuler tari. Tetapi karena pandemi anak-anak libur, akhirnya saya mencoba usaha ini,” jelasnya Kamis (03/06/2021).
Baca juga: Wedang Seco, Minuman Rempah Warisan Ki Ageng Seco Legowo yang Jadi Buruan Banyak Orang
Ide pembuatan sirop belimbing wuluh, Muna dapatkan dari banyaknya belimbing wuluh yang jatuh dan terbuang sia-sia di depan rumahnya.
“Jadi di depan rumah saya ada pohon belimbing wuluh dan buahnya banyak sekali. Tetapi sayangnya hanya jatuh dan terbuang sia-sia. Akhirnya saya punya ide untuk diolah menjadi minuman,” katanya.
Awalnya, ia ingin membuat selai, tetapi karena gagal, dirinya pun mencoba lagi dengan mengolah belimbing wuluh menjadi sirop. Setelah berhasil dan melewati banyak percobaan, kini sirup buatan Muna banyak sekali peminatnya.
Baca juga: Kaya Manfaat Kesehatan, Kunir Asem Fresoku Ini Banyak Peminatnya
Dalam satu bulan, Muna bisa menjual 50 botol lebih ke reseller dan para langgananya. Hingga saat ini, penjualan Sirop Belimbing Wuluh Ramuna sudah sampai ke beberapa daerah seperti Blora, Jepara, dan Semarang. Untuk harganya hanya Rp 35 ribu dengan ukuran 259ml.
“Setelah menggelutinya selama setahun, saya bisa mendapatkan omzet hingga Rp 5 juta setiap bulannya,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

